Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
PratinjauPratinjauPratinjau PratinjauPratinjau
Pratinjau

Dinkes Talaud Temukan Kasus DBD di kecamatan Essang

Kapala Dunked Talaud Kerry Monangin. 

Talaud, detiKawanua.com - Dipertengahan bulan Januari 2018 Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kepulauan Talaud menemukan kasus Demam Berdarah (DBD) yang berlokasih di desa Maririk Kecamatan Essang.

Kepala Dinkes Talaud Kerry Monangin mengungkapkan saat pasien sedang dirawat intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mala.

"Penemuannya di Minggu ke dua bulan ini. Sebenarnya dalam penyelidikan kami menduga ada tiga orang namun setelah dilakukan pemeriksaan yang positif hanya satu orang.Sekarang pasien sementara dalam pengobatan di RSUD." Ungkap Monangin Senin, (29/1).

Menindak lanjuti penemuan itu Dinkes Talaud langsung bergerak cepat melakukan penyuluhan dan bhakti sosial yang melibatkan semua pihak untuk mencegah perkembang biakan nyamuk Aedes Aegypti dan proses penularan kepada orang lain.

"Sebagai instasi teknis kami langsung turun ke lokasi pertama kami lakukan penyuluhan ke masyarakat bagaimana mencegah penularan penyakit DBD kemudian kita bersama pemerintah kecamatan, desa dan masyarakat melakukan kerja bakti membersikan lingkungan"

Monangin menjelaskan hingga kini belum dapat dipastikan apakah kasus tersebut merupakan kasus impor atau lokal.

"Saat ini kita masih dalam penyeledikan apakah kasus ini impor sesuai dengan riwayat perjalanan pasien atau kasus lokal. Yang pasti kita tetap waspada karena di Talaud sudah banyak terjadi kasus serupa" Jelasnya

Ia menambahakan sejak tahun 2016 hingga saat ini terhidung sudah 122 kasus terjadi di Kabupaten Kepulauan Talaud yang tersebar hampir disemua kecamatan.

"2015 terjadi 69 kasus kemudian menurun di tahun 2016 menjadi 51 kasus, 2017 ditemukan 1 kasus dan di Minggu kedua bulan Januari 2018 sudah ada 1 Kasus" Tambahnya. (RhojakFM)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Senin, 29 Januari 2018 , ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional