Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
PratinjauPratinjauPratinjau PratinjauPratinjau
Pratinjau

Belum Terima SK Pemberhentian Bupati, SWM Lakukan Aktifitas Seperti Biasa

Talaud, detiKawanua.com - Merasa belum menerima SK Pemberhentian Sementara  dirinya sebagai Bupati Kepulauan Talaud oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri)  Tjahjo Kumolo karena tidak meminta izin Gubernur Sulawesi Utara (Sulut)  dan Mendagri saat berangkat ke Amerika Serikat tahun 2017 lalu.

Saat tiba di bandara Melonguane, Talaud. Dengan dikawal ribuan massa pendukung, Sri Wahyumi Maria Manalip diarak berjalan kaki  sejauh kurang lebih 2 KM menuju kantor Bupati untuk melakukan aktifitas seperti biasa.
Suasana berlansung panas dan tegang takkala barisan massa pendukung kepala daerah wanita pertama di tanah Porodisa ini terlibat aksi dorong mendorong  dengan barikade aparat pengamanan dari unsur Polres Talaud, Kodim  1312/ Talaud dan Satuan Polisi Pamong Praja.

Saat berorasi  dihadapan massa  pendukung dan unsur lainnya SWM  mengklarifikasi terkait pemberhentian sementara dirinya selama tiga bulan ke depan.  Manalip mengatakan masih berhak masuk kantor dan bertugas  karena hingga saat ini Ia belum menerima SK pemberhentian. Menurutnya, serah terima  SK kepada  Pelaksana Tugas ( Plt) Bupati , Petrus Simon Tuange yang juga adalah Wakil Bupati tanpa sepengetahuannya.
"Tidak benar adanya informasi di media sosial kalau saya 3 hari di Manado di penjara. Saya di Manado karena mengikuti test kesehatan sebagai bagian dari tahapan Pilkada 2018 yang akan saya ikuti. Hari ini saya belum pegang SK, makanya saya kesini (Kantor Bupati  - red). Saya ingin SK tersebut diantar dengan transparan. Jangan kucing - kucingan. Saya minta kita legowo saja. Kan pemberhentian hanya 3 bulan. Periode saya masih sampai 2019. Waktu 3 bulan non aktif akan saya manfaatkan untuk kumpul dengan masyarakat,"ungkap SWM, Senin (15/1).
Dalam sambutannya di rumah dinas wakil bupati. Plt Bupati menjelaskan bahwa belum diserahkannya SK pemberhentian kepada Sri Wahyumi Maria Manalip disebabkan hingga kemarin Manalip masih berada di Manado untuk mengikuti test kesehatan.

"Jadi surat asli untuk Ibu Sri Wahyumi Maria Manalip masih di tangan saya karena dititip kepala biro pemerintahan provinsi Sulawesi Utara untuk diserahkan kepada ibu SWM. Surat itu saya bawa. Meskipun tanpa kehadirannya, serah terima SK itu resmi dan sah. Tembusan SK ini juga ditujukan ke Ketua DPRD , KPU dan Kepala Kantor Perbendaharaan Negara," kata Tuange.
Atas imbauan Manalip, massa kemudian membubarkan diri dengan tertiba dan aman.

Diketahui, terpantau saat apel ASN pagi tadi, dihadapan pejabat dan staf di lingkup pemkab kepulauan Talaud, Plt Bupati juga membacakan salinan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 131. 71 - 17 Tahun 2018 tentang Pemberhentian Sementara Bupati Kepulauan Talaud di Provinsi Sulawesi Utara. (RhojakFM)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Senin, 15 Januari 2018 , ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional