Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
PratinjauPratinjauPratinjau PratinjauPratinjau
Pratinjau

ADD Triwulan IV Tahun 2017 'Hangus'

Talaud, detiKawanua.com - Sejumlah Kepala Desa dan perangkat desa di Kabupaten Kepulauan Talaud harus gigit jari dan mengelus dada. Alokasi Dana Desa (ADD) 2017 untuk Triwulan IV sekira Rp.8.000.000.000 yang didalamnya ada gaji  kades dan perangkat maupun anggaran lain untuk desa yang tak cair hingga akhir tahun lalu tak bisa dicairkan tahun ini.

Plt Bupati Kepulauan Talaud, Petrus Simon Tuange, S.Sos mengungkapkan, pembayaran ADD bersumber dari pendapatan asli daerah (PAD ). Ketika PAD tidak mencapai target. Maka ADD Tak bisa dibayarkan. Ini tentunya  berbeda dengan dana desa ( Dandes) yang merupakan dana transfer pemerintah pusat.

"Ketika PAD Talaud tidak dicapai, maka ADD tidak bisa dibayar. Tidak ada doi ( Uang - red ) yang terbawa tahun 2018 untuk  ADD 2017. Kalo dipaksakan dibayar di  tahun 2018 , berarti menyedot anggaran ADD 2018. Artinya ADD  pada triwulan IV  tahun ini tidak bisa dibayarkan  karena sudah digunakan untuk membayar ADD tahun lalu dan tunggakannya. Jadi bisa dikatakan ADD Triwulan IV tahun 2017 hangus  ," jelas Plt Bupati kepada wartawan, Rabu (17/1).

Lanjut dikatakan, saat rapat kerja  kemarin. Mantan Kepala Badang Pengelola Keuangan dan Aset Daerah yang saat ini menjabat Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah ( BP2RD), Melksion Saweduling  menerangkan, pada waktu pembahasan APBD Induk  Tahun Anggaran 2017. PAD Talaud dianggarkan sebesar Rp. 43 Milyar. 

"Setelah dihitung secata matang oleh unit teknis saat perubahan APBD. Dari jumlah 43 diminta turun menjadi 25 Milyar. Anehnya,setelah APBD dicetak. Justeru PAD naik 52 Milyar. Angka siluman darimana masuk disitu ?," ujar Tuange.

Wakil Bupati defenitif ini menduga, kenaikan target PAD ini disebabkan untuk menutupi  adanya defisit APBD senilai  Rp.84 Milyar .

"Sehingga saat ini kondisi APBD Talaud menjadi rusak  dan tidak sehat. Meski begitu pemerintah daerah berupaya mencari cara untuk  membayar gaji kepala desa dan perangkatnya," katanya. (RhojakFM)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Kamis, 18 Januari 2018 , ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional