Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
PratinjauPratinjauPratinjau PratinjauPratinjau
Pratinjau

3 Gudang Bulog Kosong Hambat Penyaluran Bansos Rastra

Talaud, detiKawanua.com - Mulai tahun 2018 ini beras sejahtera (Rastra) telah beralih menjadi bantuan sosial beras sejahtera (Bansos Rastra). Beras ini tidak lagi dibayar oleh keluarga penerima manfaat tetapi di berikan secara gratis atau cuma - cuma oleh Pemerintah.

Pernyataan ini disampaikan Kabag Perekonomian dan Sumber Daya Alam Pemkab Kepulauan Talaud, Natalianus Essing kepada RRI di ruang kerjanya, Jumat (26/1).

"Bansos rastra diberikan secara gratis. Hanya saja dari jumlah 15 kg yang biasanya diterima tapi berbayar. Mulai sekarang beras gratis yang diberikan berkurang menjadi 10 kg per KK," ungkap Kabag Perekonomian.

Meskipun sedianya beras bansos tersebut disalurkan kemarin . Tetapi karena adanya perubahan nomenklatur, maka terjadi keterlambatan distribusi.

"Tapi kendala utama adalah. Hingga saat ini tiga gudang bulog sebagai penyimpan rastra di Talaud mengalami kekokosongan persediaan atau stok," katanya.

Dari sisi penyaluran hingga ke keluarga penerima manfaat masih menggunakan sistem antar langsung.

"Kalau di Manado sudah ada sistem kartu. Kita di Talaud belum bisa menerapkan sistem tersebut, kita masih menggunakan sistem antar langsung beras ke penerima. Mungkin tahun depan kita bisa menerapkan sistem kartu," tambah Essing.

Ia berharap  bansos rastra  untuk Talaud dapat secepatnya didistribusikan agar pemerintah daerah melalui instansi teknis terkait dalam hal ini Dinas Sosial bekerjasama dengan bulog  yang diawasi bagian perekonomian dapat segera menyalurkannya kepada para penerima. (RhojakFM)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Jumat, 26 Januari 2018 , , ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional