Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau

Hadiri Rapat Paripurna Penetapan Tujuh Ranperda, Ini Kata Bupati Boltim

Bupati Landjar tandatangani penetapanTujuh Ranperda.

Boltim, detiKawanua.com - Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sehan Salim Landjar SH dan Wakil Bupati Drs. Rusdi Gumalangit, menghadiri rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dalam rangka penetapan tujuh Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda), pada Rabu (27/12).
Ketujuh Ranperda yang ditetapkan menjadi Perda tersebut, yaitu Ranperda tentang Penyelenggaraan Pendidikan, Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan, Pengelolaan Sampah, Lembaga Adat, Pembentukan Produk Hukum Daerah, Pencabutan Peraturan Daerah Nomor 10 Tahun 2011 tentang Retribusi Izin Gangguan, dan Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2016 Tentang Pedoman Pemilihan Kepala desa (Sangadi-red) dan Penetapan Program Pembentukan Peraturan Daerah Tahun 2018. 


Bupati Landjar mengatakan‎, ada dua yang menjadi catatan dari tujuh Ranperda yang ditetapkan yakni, pada Perda pendidikan dan Perda kesehatan, "semua warga negara wajib untuk mendapatkan pendidikan dan diberikan kemudahan," ujar Bupati.
‎Lanjut Bupati menyampaikan, kesehatan adalah keniscayaan. sehingga, upaya pencegahan adalah yang paling utama agar rakyat betul-betul mendapatkan jaminan pemerintah, dengan hadirnya pemerintah ditengah-tengah masyarakat untuk kesehatan "Saya berharap tahun 2018, dengan lahirnya Perda ini dapat meminimalisasi keluhan-keluhan publik terhadap pelayanan" terang, Bupati Landjar
Ketua DPRD Boltim, Drs Marsaoleh Mamonto mengungkapkan, tujuh Ranperda yang ditetapkan terdiri atas Empat Perda inisiatif legislatif serta 3 Perda inisiatif eksektutif, "masih ada yang menilai pesimis, ‎akan kinerja DPRD Boltim. tapi hari ini, kami jawab dengan menetapkan Perda yang berkualitas dan berkesinambungan sebagai dasar hukum, dalam penyelengaraan otonomi daerah," ucap Marsaole. (Fidh)

Di Postkan Oleh Deti Kawanua | Kamis, 28 Desember 2017 ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional