Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
PratinjauPratinjau

Gelar Festival Keragaman, GCDS: Torang Samua Basudara dan NKRI Harga Mati

Manado, detiKawanua.com - Gerakan Cinta Damai Sulut (GCDS) sukses menggelar Festival Keragaman di Auditorium Unsrat Manado, Sabtu (09/12).

"Festival ini digagas untuk memperkuat komitmen kebangsaan, menghormati perbedaan sebagai sebuah kekayaan bangsa," ungkap Ketua Panitia Jull Takaliuang dan Sekretaris Panitia Mandiansjah Usman.

Festival ini diisi dengan berbagai pementasan seni budaya lintas agama, lintas budaya, festival ini juga menampilkan orasi kebangsaan oleh sejumlah tokoh bangsa seperti Gus Mis, intelektual muda Nahdathul Ulama dan Nia Sjarifudin dari Unit Kerja Presiden.

"Perbedaan yang ada di Indonesia harus kita rayakan. Karena itu kami menegaskan, Torang Samua Basudara dan NKRI Harga Mati," lanjut 
mereka.

Festival keragaman ini merupakan rangkaian peringatan hari HAM Internasional yang jatuh pada 10 Desember. 

GCDS sendiri merupakan aliansi dari berbagai organisasi keagamaan, budaya, pemuda, mahasiswa, serta jurnalis yang mempunyai komitmen membangun perdamaian.

Lembaga itu antara lain, GP Ansor, PMII, Swara Parangpuan, Yayasan Suara Nurani Minaesa, Mawale Movement, AJI Manado, Lesbumi, PMII, dan Peruati. (*/Indra)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Sabtu, 09 Desember 2017 , ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional