Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau

Gaji, THR Pekerja dan Keselamatan Pemudik Natal Tahun Baru Diseriusi OD-SK

wagub Sulut,  Steven Kandouw. 

Manado, detiKawanua.com - Bentuk perhatian Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut dalam menjelang hari besar perayaan keagamaan yang kali ini Natal bagi umat Kristiani, oleh Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw menghimbau/mengingatkan bagi semua pelaku usaha di Provinsi Sulawesi Utara agar melaksanakan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR)  bagi karyawan sesuai ketentuan yang berlaku.

"Kepada pelaku usaha yang ada di daerah Bumi Nyiur Melambai (Sulut) untuk segera melaksanakan pembayaran THR kepada pekerjanya dan tidak ada salahnya. Saya selalu sampai-sampaikan bahwa kita ini suatu daerah yang UMP (Upah Minimum Provinsi) nya ketiga terbesar di Indonesia (Rp. 2,6 Juta,)" Kata Wagub kepada wartawan di ruang kerjanya, Rabu (14/12).

Tidak lupa juga dirinya mengajak kepada seluruh pelaku dunia usaha dan pekerja untuk mengimbangi UMP yang tinggi dengan output dan outcome serta kedisiplinan kerja.

"Pak Gubernur (Olly Dondokambey) saja mendapatkan penghargaan dari Menteri Tenaga Kerja tentang hal ini (UMP), antara lain karena kita menjalankan perintah amanat undang-undang yang tiap tahun kita menaikkan UMP, tapi saya juga mengingatkan kepada seluruh pekerja kita, apapun pekerjaan dilapangan kiranya upah minimum THR ini diimbangi dengan disiplin dan profesional dalam bekerja. Jangan hanya menuntut hak tapi kewajibannya tidak. Untuk itu atas nama pak Gubernur Sulut Olly Dondokambey, saya menghimbau supaya THR bagi pekerja kita cepat direalisasikan," tandas Kandouw.

Adapun disisi lain, Wagub juga menyampaikan himbauan dari Gubernur kepada para pengguna jasa/pemudik baik pribadinatau menggunakan jasa transportasi darat, laut dan udara pemudik agar selalu lebih berhati-hati.

"Terutama di laut, karena saat ini cuaca ekstrim bagian daerah kepulauan di Tahuna, ombak sangat tinggi. Begitupun untuk jalur darat dan udara," ingatnya.

Ditambahkannya juga sebagaimana data laporan Dinas Perhubungan bahwa hingga sekarang ini semua terkendali dan cukup memadai, baik transpotrasi yang lewat darat, laut maupun udara.

"Disampaikan pihak Angkasa Pura tidak ada penambahan extra flight, karena belum ada lonjakan penumpang. Tapi sampai kemarin laporannya belum ada lonjakan penumpang sehingga musti ada extra flight, di darat juga seperti itu, laut juga seperti itu," ungkap Kandouw. (tim)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Kamis, 14 Desember 2017 ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional