Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau

Tembus 100 Ribu Turis di Sulut, Kata Pua Jadi Fokus Komite II DPD RI Karena

Manado, detiKawanua.com - Melaksanakan fungsi pengawasan dari Komisi II DPD RI sebagaimana dalam UU Nomor 1 Tahun 2009 tentang penerbangan, Provinsi Sulawesi Utara menjadi salah satu provinsi dari dua lainnya (Sumatera Utara dan Kalimantan Utara) yang dikunjungi dikarenakan hasil peningkatan turis yang tercatat luar biasa kurang lebih sudah mencapai 100 ribu wisatawan sehingga hal itu harus diimbangi didukung dengan sistem penerbangan dan fasilitas bandara. Demikian diungkapkan Ketua Tim Komite II, Marhani Puasa kepada wartawan usai pertemuan bersama Gubernur Sulut, Olly Dondokambey, Wakil Gubernur, Steven Kandouw dan Sekprov Sulut, Edwin Silangen di ruang kerja Gubernur, Senin (27/11).

"Komite II juga terus mendorong dan perlu mendapat informasi tentang bagaimana Sulawesi Utara melakukan menej turis mancanegara serta bagaimana dukungan disektor penerbangannya," terang Pua.

Dikatakannya pula bahwa dari Pemprov Sulut dalam pertemuan tersebut sangat antusias merespon baik karena menurut Gubernur, Wagub dan Sekprov bahwa pentingnya sebagai konektivitas baik Provinsi Sulut sebagai provinsi kepulauan.

"Tapi juga sekarang sudah kita (Sulut) handle turis-turis mancanegara dan bandara menjadi Hub yang menghubungkan daerah-daerah yang ada dikawasan Indonesia Timur," katanya.

Disamping itu Pua juga membeberkan beberapa kendala yang terkait dengan kelancaran penerbangan, diantaranya terkadang ada pembatalan penerbangan tiba-tiba seperti contohnya ada pendaratan Air Nav.

"Tugas DPD bagaimana mendorong pemerintah pusat, menyelesaikan beserta kewenangan-kewenangan perizinan yang masih dikelola kementerian perhubungan. Yang sebenarnya kalau bisa didaerahkan juga lebih efektif, juga dari pihak Angkasa Pura sudah menyatakan pengembangan bandara dan upaya-upaya keselamatan penerbangan," ujarnya sembari menekankan bahwa fokus dari kunjungan kerja dimaksud adalah wujud dari pengawasan UU Nomor 1 Tahun 2009.

"Untuk fisik bandara Sam Ratulangi sedang dalam progres, ada beberapa rencana pengembangan perpanjangan Run Way, perluasan terminal dikarenakan parkir pesawat sudah terbatas karena semakin padat Airline," pungkasnya.

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Senin, 27 November 2017 , , ,

0 komentar for "Tembus 100 Ribu Turis di Sulut, Kata Pua Jadi Fokus Komite II DPD RI Karena"

BERITA TERBARU

KESEHATAN

SOSIALBUDAYA

Lingkungan

Internasional