Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau

Kisruh PusKUD Sulut Memanas, Dareda Cs Bakal Dipidanakan

Manado, detiKawanua.comKisruh persoalan ditubuh Pusat Koperasi Unit Desa (PusKUD) yang sekarang ternyata terbagi dua lisme kepemimpinan yakni Frits Tairas Cs dan Ratu Dareda Cs nampaknya semakin hangat. Pasalnya, setelah keduanya menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) tahun 2016 yang hanya berselang sehari (hari Rabu, 22/11 dan Kamis, 23/11) ditempat berbeda itu, dari masing-masing komentar kedua kubu saling mempertahankan keberadaannya dengan argumen kebenarannya.

Seperti halnya atas adanya tudingan dari Ketua PusKUD Sulut, Ratu Dareda yang menyatakan adanya dugaan sepihak dari direksi yang telah mengeluarkan kontrak kerja yang tidak disetujui oleh Dareda, dimana dalam kontrak kerja tidak lagi mencantumkan nama direksi, melainkan pribadi/perseorangan atas nama Sonya Kembuan (Direktur Utama) dan Febian Kaloh (Dir Oprasional) itu langsung ditepis Dirut Sonya bahwa hal tersebut (mengunakan nama pribadi) adalah tidak benar/bohong, yang pada akhirnya oleh Kembuan merasa pernyataan dari Dareda itu mengandung unsur pencemaran nama baik dan siap menempuh jalur hukum.

"Saya sudah menujuk pengacara untuk mengawal dugaan pencemaran nama baik tersebut," terang Kembuan kepada wartawan saat dikonfirmasikan melalui pesan WhatsApp, Kamis (23/11) malam tadi.

Lanjutnya menegaskan bahwa jauh sebelum itu dirinya (Sonya Kembuan) sudah beritikad baik dan mengajak kedua kubu untuk lakukan rekonsiliasi dan surat perjanjian, namun melalui Ketua Puskud Sulut (Ratu Dareda) pun menolak untuk bekerjasama.

"Sesuai isi perjanjian kerja antara pengurus dengan PusKUD yang salah satunya bahwa dewan direksi bertugas untuk mengembalikan aset-aset PusKUD, namun pada kenyataanya diduga secara diam-diam Ketua PusKUD Sulut Dareda dan Sekertaris, Adry Mamangkey telah memberi kuasa kepada orang lain untuk menjual aset PusKUD yang berlokasi di kepulauan Sangihe," jelasnya sembari mempertanyakan kembali tupoksi dari  Ketua Puskud Sulut, Ratu Dareda Cs. 

Disisi lain Kembuan telah mengklarifikasi soal pelaksanaan RAT pada hari Rabu kemarin bahwa melalui direksi tidak punya kewajiban untuk untuk membiayai RAT. 

"Penjualan Aset di Kabupaten Sangihe tanpa sepengetahuan direksi, selain itu tidak ada perjanjian pengelolaan gedung PusKUD yang akan menjadi milik atas nama Sonya Kembuan dan Fabian Kaloh, yang ada sebagai direksi saya hamya berusaha mencari investor untuk pembangunan dan fasilitas gedung PusKUD bisa menjadi Hotel dengan pembagian saham sesuai dengan porsi perhitungan," jelasnya, sembari menambahkan segera menempuh jalur hukum dengan melaporkan ketua PusKUd Sulut, Dareda untuk pencemaran nama baik karena melanggar UU-ITE.

Senada diungkapkan Direktur Oprasional PusKUD Sulut Febian Kalo menjelaskan beberapa alasannya termasuk pelaksanan RAT PusKUD di salah satu hotel di Manado.

"Direksi tidak diundang pada RAT di Hotel Lion. Selain itu saya pun merasa sudah tidak lagi difungsikan oleh pengurus PusKUD, Ratu Dareda Cs. Dimana hal lain juga dibuktikan dengan tidak dilibatkan pada saat penjualan aset PusKUD di Kepulauan Sangihe, padahal sesuai Anggaran Dasar PusKUD Sulut pada Bab 15, pasal 32 tentang hak dan wewenang direksi yang kemudian ditindaklanjuti dengan perjanjian kerjasama antara pengurus dan direksi, sudah sangat jelas hak dan wewenang dari direksi namun seakan ditinggalkan begitu saja," beber Kalo sembari menambahkan bahwa hal itu tidak saja mengingkari perjanjian, tapi suatu pengangkangan terhadap Anggaran Dasar PusKUD. (tim)

(IsJo)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Jumat, 24 November 2017 , , ,

0 komentar for "Kisruh PusKUD Sulut Memanas, Dareda Cs Bakal Dipidanakan"

BERITA TERBARU

KESEHATAN

SOSIALBUDAYA

Lingkungan

Internasional