Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau

Audy Malonda : " ORMAS WARANEY wadah pemersatu TANAH TOAR LUMIMUUT "


MINSEL, detikawanua.com  - Menaggapi soal sepak terjang suatu Organisasi kemasyarakatan ( Ormas ) apalagi ini berkaitan dengan Ormas Adat memang sering menimbulkan polemik karena Ormas adat yang tumbuh seperti jamur di musim hujan di tanah minahasa ini telah sering disalah artikan dan disalahgunakan

Namun lain halnya dengan salah satu Ormas Adat di tanah Minahasa ini kehadiran ORMAS Waraney Tanah Toar Lumimuut yang sering menjadi topik perdebatan dan makin hangat.karena Banyak issu negatif yang menyatakan bahwa Ormas Waraney Tanah Toar Lumimuut tidak sejalan dengan KeKristenan tanah Minahasa ternyata itu tidak benar

Dari issu tak sedap ini langsung di banta oleh pimpinan pusat sebagai PANGLIMA BESAR, AUDY MALONDA putra asli Minsel dg Ketua Wulan Pusat VERA TOMBENG. Itu semua tidak benar karena Ormas Waraney Tnh Toar Lumimuut merupakan organisasi yang mengutamakan kedamaian dan kejayaan tanah Minahasa yang kental dengan Kekristenan

" kami tidak mau di anggap Ormas yang melenceng dari dasar hidup umat Kristen. ORMAS WARANEY TANAH TOAR LUMIMUUT adalah ormas pembela umat Kristen untuk keamanan kedamaian dan kententraman Tanah Minahasa, Dari LOGOnya saja sangat kental nuansa kekristenannya Orientasi gerakan WARANEY TANAH TOAR LUMIMUUT jelas tergambar dalam logo organisasi yaitu burung manguni berwarna kuning dengan latar bintang Daud/David ( Enggris ) dan salib merah di bagian atas. Tulisan “I Yayat U Santi” berwarna tercetak di antara dua kaki burung manguni. Logo ini memberi sinyal bahwa, bagi WARANEY, identitas Minahasa merujuk pada silsilah dan agama (Kristen). Jelas Audy

Ditempat yang berbeda Tonaas Waraney TTL Minsel Sonny Sariowan menegaskan keberadaan ormas ini  " dalam tradisi leluhur Minahasa, burung ‘manguni’ ( Otus Manadensis ) adalah burung sakral Yang sama dengan Logo burung manguni untuk GMIM. Dan “I Yayat U Santi” dikenal umum di Minahasa sebagai pekikan para waraney
(kesatria) ketika maju di medan perang. Terjemahan bebasnya: “Angkat dan acung-acungkanlah pedang(mu) itu”.
Yang artinya WARANEY selalu siap menjadi pembela untuk Tanah Minahasa dan siap melestarikan Budaya Minahasa, dengan selalu memohon petunjuk dari opo wana natas Tuhan Yesus Kristus. Jelas Sariowan

Adapun Ormas Waraney Kecamatan Tenga Petra Ottay yang juga penanggung jawab kabasaran makasiow lolombulan menuturkan Ormas Waraney telah beberapa kali di undang.
" ia Waraney telah melakukan serangkaian perhelatan bahkan sudah beberapa kali di undang dalam Event Seni dan budaya bahkan di acara yang di gagas Dinas Pariwisata baru-baru ini telah tampil sebagai Ormas yang di undang dengan tampilan Kabasaran yang memukau, ujar Ottay

Salah satu kandidit Wulan Waraney Minsel Pingkan Watung menuturkan Ormas Waraney ada bukan untuk memecah bela tapi lebih menjaga kedamaian tanpa mengesampingkan visi misi Mengabdi pada Opo wananatas dengan menjaga keutuhan dan kejayaan kekristenan. Ketus Pingkan
( Vandytrisno )

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Selasa, 03 Oktober 2017 ,

0 komentar for "Audy Malonda : " ORMAS WARANEY wadah pemersatu TANAH TOAR LUMIMUUT " "

BERITA TERBARU

KESEHATAN

SOSIALBUDAYA

Lingkungan

Internasional