Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau

Jopie Kecam Pengelolah Kolam Renang, Harus Miliki SOP Soal Sistem Pengawasan



MINSEL, Detikawanua.com - Duka mendalam dialami Orang tua korban Tenggelam, kehilangan besar ini dirasakan Keluarga Lumintang Kaligis yaitu ibu Juwita dan bapak Randy setelah mengetahui anak mereka Miracle Lumintang (7 thn ) pergi untuk selama- lamanya secara tragis.

Adapaun musibah yang menimpa Miracle Lumintang (7) warga desa Pakuure karena tenggelam di kolam renang Desa Lelema milik AS pada Sabtu (14/10) pekan lalu sewaktu bersama Oma, Opa dan adiknya dalam mengikuti Ibadah Tamasya Kolom IX Jemaat GMIM SION Pakuure Dua.

Kapolsek Tumpaan Iptu Asprijono Djohar saat di konfirmasi Senin (16/10/2017) mengatakan, Miracle (Korban) meninggal dunia akibat tenggelam di kolam renang dewasa yang awalnya korban berenang di kolam khusus anak-anak, kemudian pinda ke kolam orang dewasa, ujar Kapolsek.

"Pada suasana mandi bersama tersebut , Kakek korban mendengar ada teriakan bahwa ada anak kecil yang tenggelam di kolam renang dewasa. Dan saat melihat, didapati cucunya (Miracle) yang berada di dalam kolam dan dirinyapun langsung melompat untuk berusaha menyelamatkan cucunya tersebut, yang diketahui telah banyak meminum air " tambah Djohar.

Walaupun sempat dilarikan ke Rumah Sakit Kalooran Amurang oleh Team Polsek Tumpaan bersama keluarga namun nyawa korban Miracle sudah tidak dapat diselamatkan.

Peristiwa tenggelamnya anak di bawah umur ini pun di kecam oleh Ketua Recklasstering Indonesia Korwil Sulut, Jopie Lintong SH STh MPdK, meski dianggap sebagian orang peristiwa ini "sudah kehendak Tuhan " namun Lintong secara tegas menyalahkan pihak Pengelolah yang lalai menempatkan Pengawasan baik monitor pengawas maupun kontrol langsung secara manual, dengan pengawasan yang profesional

" Sebagai usaha komersil yang sudah lama dan telah datangkan keuntungan harusnya ada pengawas atau penjaga untuk kontrol secara langsung , apalagi di dalamnya terdapat manusia yang berhubungan dengan nyawa, maka menjadi perhatian khusus oleh pihak pengelolah dan bagian dari Standart Oprasional Prosedur ( SOP ) pada suatu usaha kolam Renang, tegas Jopie, dan berharap di kemudian hari ada perhatian semua pihak dan hal ini tidak akan terjadi lagi.
( Vandytrisno )

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Selasa, 17 Oktober 2017 ,

0 komentar for "Jopie Kecam Pengelolah Kolam Renang, Harus Miliki SOP Soal Sistem Pengawasan"

BERITA TERBARU

KESEHATAN

SOSIALBUDAYA

Lingkungan

Internasional