Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau

1.121 Ekor Hewan di Talaud, Telah Divaksinasi Anti Rabies

Ilustrasi Vaksinasi Rabies

Talaud, detiKawanua.com - Selain penting guna menjaga kesehatan hewan peliharaan. Pemberian vaksin anti rabies jenis rabisin  dengan jangka waktu 6 bulan sampai 1 tahun, juga akan melindungi pemilik atau manusia lain dari dampak gigitan hewan rabies.

Hal ini dijelaskan Kepala Dinas  Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Pemkab Kepulauan Talaud Ordik Rompah. Disebutkan, sejak bulan Januari  hingga akhir September 2017. Sebanyak 1.121 ekor hewan peliharaan jenis anjing dan kucing  telah menerima suntikan vaksin anti rabies. Penyutikan ini dilaksanakan di - 5 kecamatan, yakni Moronge,  Kalongan, Salibabu, Melonguane dan Rainis.

"Dari ribuan jumlah hewan tersebut. Untuk kucing mungkin hanya puluhan ekor yang disuntik. Kebanyakan anjing. Jumlah perkecamatan, untuk Moronge sebanyak 187 ekor di Kalongan 86 ekor, Salibabu 159 ekor dan Rainis 172 ekor. Totalnya 1.121 ekor. Rabies ini sering disebut penyakit anjing gila, dan vaksinasi merupakan upaya pengendalian dan antisipasinya . Jadi masyarakat yang memiliki anjing dan kucing seharusnya  merelakan petugas untuk menyuntik hewan tersebut . Supaya bahaya akibat rabies yang banyak menyebabkan kematian dapat dicegah", ujar Rompah.

Namun disisi lain Rompah mengungkapkan pihaknya mengalami kendala dalam pelaksanaan vaksinasi, karena minimnya kesadaran pemilik atau  masyarakat akan pentingnya suntikan anti rabies kepada hewan.

"Pengetahuan masyarakat tentang pentingnya vaksinasi masih kurang. Lain kali dorang ( mereka/ masyarakat- red) tidak ingin memberikan anjingnya untuk divaksin, karena dorang bilang banyak anjing yang mati ketika di vaksin. Padahal, ada penyakit lain yang menyebabkan kematian anjing ini. Bukannya vaksin," ungkap Rompah.

Kendala lainnya adalah, pemilik hewan kerap kali tidak berada di tempat ketika petugas datang sesuai jadwal yang telah disampaikan. 

"Belum lagi dorang beralasan, kalau anjing terutama kucing sangat sulit ditangkap untuk disuntik. Jadi banyak alasannya. Padahal ini kan sangat penting, bukan hanya bagi pemilik, tetapi untuk kita semua.," katanya.

Ditambahkan, selain di Kabupaten. Instansinya juga telah menugaskan sejumlah personil yang juga berdomisili ditiap kecamatan. Demi mempercepat vaksinasi yang dimaksud. (RhojakFM)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Minggu, 15 Oktober 2017 ,

0 komentar for "1.121 Ekor Hewan di Talaud, Telah Divaksinasi Anti Rabies"

BERITA TERBARU

KESEHATAN

SOSIALBUDAYA

Lingkungan

Internasional