Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau

11 Proyek Berbanrol Triliunan Rupiah di Sulut Ini Diseriusi Gubernur dan BKPM RI

Jakarta, detiKawanua.com - Dalam pertemuan rapat koordinasi penyiapan daftar proyek skema Belt Road Initiative (BRI) Indonesia-Tiongkok pada Jumat (06/10) di Jakarta antara pemerintah provinsi (Pemprov) Sulut dan pemerintah pusat, dalam hal ini Gubernur Sulut, Olly Dondokambey dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI, Thomas Lembong, untuk menseriusi investasi terutama investasi dibidang infrastruktur dalam di Sulut yang sesuai rencananya, ada sebanyak 11 proyek investasi yang bakal menggunakan dana dari Tiongkok itu akan tersebar disejumlah kabupaten dan kota di Sulut seperti, pengembangan Kawasan Pariwisata di Likupang (Likupang Tourism District) dengan lahan seluas 2000 Hektar, Bitung Eco Industrial Estate, Bitung Industrial Park (agroindustry, fishery, and logistic), Bitung International Port Development, PLTU Sulbagut 3 dengan kapasitas 2x50 MW (Independent Power Producer/IPP), Lembeh International Airport, and Lembeh-Manado Bridge, Manado LRT, Manado Integrated Tourism Area, Manado Water Treatment and Supply (Sawangan DAM), Regional Waste Treatment Plant dan Railway Manado Minahasa Utara-Bitung.

Adapun dalam penjelasan Gubernur Olly meyakini jika sudah dilaksanakan, pembangunan infrastruktur itu akan mampu menciptakan momentum pembangunan Sulut yang lebih baik sekaligus mewujudkan Sulut yang berdikari dalam ekonomi. Selain itu juga, Gubernur mengapresiasikan dukungan dari pihak BKPM dan pihak lainnya sehingga investasi di Sulut semakin terlihat progresnya karena Sulut memang strategis terhubung langsung dengan Tiongkok melalui Laut Cina Selatan.

Diketahui ke sebelas proyek tersebut ditaksir bernilai Triliunan rupiah itu dalam pemaparan Gubernur terus disiapkan dokumen pelengkapnya oleh Pemprov Sulut agar pada pengerjaannya dapat berjalan lancar dan pada nantinya rapat selanjutnya akan membahas isu dari masing-masing proyek dimaksud. Adapun untuk rapat lanjutan menindaklanjuti rapat koordinasi Pembahasan Persiapan Daftar Proyek Kerjasama Belt and Road Initiative (BRI) akan di pada tanggal 29 Oktober nanti sebagai bentuk mengklarifikasi daftar proyek wilayah Sulawesi Utara yang akan ditawarkan dalam kerja sama BRI Indonesia-Tiongkok.

Dalam pertemuan itu juga turut dihadiri Staf Khusus Menteri BUMN Sahala Lumban Gaol, Kepala Biro Perekonomian dan SDA Frangky Manumpil, perwakilan dari Kemenko Maritim, Bappenas dan Kementerian Perhubungan. (tim/bs)

(IsJo)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Sabtu, 07 Oktober 2017 , , ,

0 komentar for "11 Proyek Berbanrol Triliunan Rupiah di Sulut Ini Diseriusi Gubernur dan BKPM RI"

BERITA TERBARU

KESEHATAN

SOSIALBUDAYA

Lingkungan

Internasional