Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau

Reses II Tahun 2017, Legislator Sulut Turun Ke Dapil Serap Aspirasi Warga

Anggota DPRD Sulut Yongkie Limen Saat Mengadakan Reses

Manado, detiKawanua.com - Masa Reses II di tahun 2017 digunakan anggota DPRD Sulut untuk turun ke Daerah Pemilihan (Dapil) menyerap aspirasi dari berbagai kalangan warga.

seperti yang terpantau, ketika wartawan media ini memantau beberapa legislator sulut, mereka (Anggota DPRD-red) menerima berbagai keluhan warga dari persoalan sosial, budaya, politik, ekonomi, kesehatan dan berbagai masalah yang dialami warga menurut realitas yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari. 


Salah satunya anggota DPRD Sulut, Yongkie Limen menerima keluhan warga agar di buatkan oleh perintah talud untuk menjaga lingkungan mereka dari tanah longsor mengingat musim hujan warga yang tinggal di ketinggian merasa panik bila hujan lama berhenti.

Menanggapi keluhan warga,Limen berjanji akan menyampaikan kepada anggota DPRD kota manado yang sama-sama satu partai untuk merealisasikan kebutuhan warga.

Anggota DPRD Sulut James Karinda  Saat Mengadakan Reses

"Tolong di catat saya akan menitip pesan pada anggota DPRD manado yang membidangi pembangunan, mudah -mudahan apa yang diingnkan masyarakat untuk pembuatan talud dapat terealisasi," jelas Limen," jelas limen jum'at (15/09) pada warga di kelurahan Ranomuut kota manado.

Sementara itu, legislator Sulut James Karinda saat mengadakan reses di kelurahahan Kleak kota Manado, Warga meminta agar salah satu instansi vertikal Kemenag Sulut sekali-kali dipimpin oleh golongan nasrani.


Menanggapi yang disampaikan warga, Ketua Komisi IV DPRD Sulut ini menyampaikan kemenag Sulut merupakan kewenangan pemerintah pusat yang tidak bisa diintervensi.

"Dari dulu sudah kami upayakan kalau kanwil Agama itu dipimpin  dari golongan agama berbeda,  tetapi itu merupakan kewenangan dari pemerintah pusat dalam penunjukan pimpinan Kanwil Agama," terang Karinda, Rabu, (20/09) 

Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw saat mengadakan reses

Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw menggelar reses II dengan menyerap aspirasi warga yang ada di Kelurahan Karombasan Selatan, banyak masyarakat yang memberikan masukan dan permintaan terkait dengan infrastruktur jalan lorong, drainase, penerangan jalan umum (PJU) dan beras untuk keluarga miskin (Raskin).

"Karena kita juga melihat anggaran,Disamping itu skala prioritas mana-mana yang sudah sangat urgen, itu yang akan dikerjakan secepatnya. Yang pasti dari sekian masukkan ini, ada satu yang akan direalisasi secepat mungkin. Sedangkan untuk raskinitu menjadi kewenangan Pemerintah Kota," jelas Angouw, Jum'at (22/09) 

Anggota DPRD Sulut Teddy Kumaat saat reses memberikan bantuan pada nelayan

Sedangkan Teddy Kumaat dalam reses yang dilaksanakn di kelurahan Titiwungen Utara, Kecamatan Sario dan Kelurahan Wenang Selatan, Kecamatan Wenang, Kumaat menyerahkan bantuan mesin katinting kepada kelompok nelayan yang ada sebagai bentuk perhatian Pemprov Sulut melalui Dinas Kelautan dan perikanan .

“Ini adalah bentuk perhatian Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur (OD-SK) melalui Dinas Perikanan dan kelautan Sulut Saya berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya dengan harapan ada peningkatan ekonomi keluarga terlebih bagi anggota kelompok nelayan,” ujar Kumaat, kamis (21/09). (Adv)


Di Postkan Oleh Deti Kawanua | Sabtu, 23 September 2017 ,

0 komentar for "Reses II Tahun 2017, Legislator Sulut Turun Ke Dapil Serap Aspirasi Warga"

BERITA TERBARU

KESEHATAN

SOSIALBUDAYA

Lingkungan

Internasional