Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau

Tokoh Pemuda Islam: Aktivis Lemah Syahwat yang Seret Organisasi dalam Perdebatan Pribadi

Syarif Darea, Tokoh Pemuda Islam Sulawesi Utara. /Ist

Manado, detiKawanua.com - Aktivis-aktivis seperti ini adalah aktivis Lemah Syahwat, aktivis yang tidak tahu membedakan mana perdebatan pribadi dan mana perdebatan organisasi.

Demikian yang disampaikan Syarif Darea, salah satu Tokoh Pemuda Islam Kota Manado, ketika diwawancarai beberapa awak media pada Senin (31/07) lalu, menyikapi persoalan yang terjadi antara AM alias Amas dan SS alias Simon.

Menurut Aif, panggilan akrabnya, AM sebagai Sekretaris KNPI Kota Manado, seharusnya bisa lebih bijak dalam menyikapi perdebatan apapun, baik itu perdebatan pribadi maupun yang berhubungan dengan kepentingan publik.

"Perdebatan AM dan SS sangat pribadi, walaupun perdebatan itu dilakukan di ruang publik (medsos). Itu jadi urusan keduanya, sehingga jangan libatkan organisasi apapun," ujar mantan Ketua Umum DPW Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Provinsi Sulawesi Utara ini.

baca juga: Ketua Ansor Manado: Amas 'Lebay', Jabatannya Perlu Ditinjau Kembali 

Jika kita baca secara utuh perdebatan tersebut, lanjutnya, SS hanya menawarkan AM makan babi. Kalo AM tidak mau (karena dia Islam), yah gak usah ditanggapi. Jadi tidak usah kaitkan dengan posisi AM sebagai Sekretaris KNPI Manado. Karena, SS tidak menyuruh KNPI makan babi. Banyak juga kalimat AM yang menyudutkan SS. Banyak juga provokasi setelah itu," paparnya.

Dalam kasus ini, seharusnya AM malu mengaku-ngaku sebagai Sekretaris KNPI Kota Manado. Karena AM sudah jatuh harkatnya, lalu dia ikut menyeret organisasi KNPI untuk ikut jatuh marwahnya.

"Amas itu harus ba kaca (bercermin, red). Kok bisa orang lain menyebut Amas buruk. Seharusnya Amas intropeksi diri. Kalau kader KNPI kayak Amas, maka kader seperti itu ikut menjatuhkan harkat KNPI. Sepatutnya posisi AM sebagai Sekretaris KNPI Kota Manado, dievaluasi kembali," sindirnya.

"Kalo Amas ini seorang Sekretaris KNPI Manado, seharusnya dia tidak perlu melaporkan urusan perdebatan kecebele ini ke polisi. Bahkan idealnya AM dan SS tidak perlu berdebat hal-hal seperti itu. Ini memberi teladan yang buruk. Dialektika ini tidak produktif. Seharusnya berdebat untuk kemajuan Kota Manado, berlomba-lomba menawarkan skema pembangunan Manado yang lebih baik," pungkas Syarif.

Diketahui, beredarnya hate speech yang menjurus isu SARA bermula dari debat kusir antara AM dan SS yang menyeret lembaga tertentu. Ormas tertentu sebagai kelembagaan ikut dikaitkan dalam 'perang' antar wartawan ini, melalui pemberitaan salah satu media online dengan judul "Diduga Lecehkan Sekretaris KNPI, Oknum Wartawan Manado Dipolisikan".

Perdebatan ini sudah masuk ke ranah hukum setelah oknum sekretaris KNPI Manado melaporkan lawan diskusinya ke Polresta Manado pada Jumat (28/07) lalu. (vkg)
 (vkg)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Sabtu, 05 Agustus 2017 ,

0 komentar for "Tokoh Pemuda Islam: Aktivis Lemah Syahwat yang Seret Organisasi dalam Perdebatan Pribadi"

BERITA TERBARU

KESEHATAN

SOSIALBUDAYA

Lingkungan

Internasional