Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau

Tanpa Pandang Bulu, Penertiban di Lahan Milik Pemprov pun 'Lengserkan' Punya Kader PDI-P

Manado, detiKawanua.com - Kegiatan penertiban sejumlah lahan milik pemerintah provinsi (Pemprov) Sulut yang berada di wilayah Kota Manado termasuk di lokasi pameran Kayuwatu itu tidak ada unsur apa-apa atau hal negatif lainnya namun murni secara profesional, yuridis data-data milik Pemprov Sulut.

"Bukan karena isu ada kegiatan pameran jadi lokasi tersebut dibersihkan, tidak. Pak Gubernur pun buktikan pameran pun kami pindah (pelaksanaannya) di lapangan KONI Sario, karena itu milik pemprov. Ada pameran atau tidak tetap akan dilakukan penertiban dan sepanjang 365 hari (dalam setahun lebih kalender,red) harus dilakukan pembersihannya," jelas Wagub kepada wartawan di Kantor Gubernur, Selasa (15/08).

Dirinya pun mengatakan bahwa dari segi pengawasan keamanan lahan tersebut sekarang hingga kedepan nanti ada pada SatPol-PP Provinsi Sulut yang dibawahi Kasat Edison Humiang.

"Tidak hanya di Kayuwatu juga lahan yang berada di Kalasey Malalayang, dipindahkan ke Politeknik 25 hektare, kemudian dipindah ke Kalasey lagi dan selanjutnya ke Klabat yang semuanya itu harus melalui proses aturannya dengan pemberitahuan hingga peringatan kepada warga dilokasi tersebut sebanyak tiga kali (dalam jangka waktu 3 bulan,red) ditambah perintah pengosongan lokasi sebanyak empat kali, apakah itu tidak cukup waktu?. Jadi tidak benar itu ada yang bilang tidak berprikemanunsiaan (tindakan tersebut karena ada pemberitahuan sebelumnya,red)," ungkapnya yang didampingi Asisten I, John Palandung, Kadispora, Jani Lukas dan Kadikda Sulut, AG Kawatu.

Disamping itu Kandouw pun mengakui tindakan penertiban tersebut dilakukan tidak pandang bulu atau pilih kasih, karena bukti termasuk milik anggota Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan pun terkena penertiban.

"Jadi tidak ada yang dianak tirikan. Itu milik teman saya (pengurus PDI-P), kasihan juga tapi apa mau dikata itu bukan hak beliau. Nanti semuanya (masalah penertiban,red) satu-persatu kita akan selesaikan," tandas mantan Ketua DPRD Provinsi Sulut itu.

(IsJo)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Selasa, 15 Agustus 2017 , ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional