Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau

Komisi VII, Kementerian LHK, dan Pemprov Sulut Bahas Bahaya Mercury Minamata

Manado, detiKawanua.com - Bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), tim Komisi VII DPR RI yang diketuai Bara Hasibuan dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut diwakili Asisten II, Rudi Mokoginta dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sulut, Marly Gumalag pada Senin (07/08) siang tadi di ruang CJ Rantung Kantor Gubernur telah berlangsung dialog 'Ratifikasi Konvensi Minamata' yang bertema Pengesahan Minamata Convention on Mercury.

Melalui pemaparan perwakilan dari Kementerian LHK, Tuti mengatakan mengapa harus ada konvensi Minamata? Karena Mercury ini berbentuk sebuah partikel racun yang berpindah tempat melalui udara, juga banyak digunakan sehari-hari terutama lampu pijar, termometer (alat kesehatan), kosmetik (namun telah dilarang oleh badan POM,red).

" Ada 3 Mercury diantaranya, elemental (biasa dalam kosmetik,red), unorganik dan organik juga mempunyai larutan (biasa dalam tambang mas,red) dampak dalam kesehatan bisa bertahun-tahun dengan gangguan saraf bagi anak kecil," kata Tuti, sembari menambahkan bahwa emisi Mercury tertinggi itu di Indonesia terdapat pada pertambangan juga terjadi juga diberbagai badan dunia, yang melalui PBB juga telah melakukan suatu pemberitahuan untuk memperingatkan tentang dampak dari Mercury.

Adapun melalui Bara Hasibuan bahwa pihaknya sangat berterima kasih atas samhutan dari pemerintah provinsi untuk pelaksanaan kegiatan dimaksud.

"Ini bersifat dialog yang nantinya akan dibahas dan mencari solusi bagaimana baiknya dalam mengimbangi Mercury termasuk dampaknya Minamata pada kesehatan manusia terlebih untuk kulit," terangnya.

Adapun kegiatan yang berlangsung hingga berita ini turun (sore ini,red) dibuka Asisten II Setdaprov Sulut, Rudi Mokoginta mewakili Gubernur Sulut, Olly Dondokambey. Adapun dari pihak pemerintah Kanada akan memberi bantuan alat pengelola mas tanpa Mercury. (IsJo)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Senin, 07 Agustus 2017 ,

0 komentar for "Komisi VII, Kementerian LHK, dan Pemprov Sulut Bahas Bahaya Mercury Minamata"

BERITA TERBARU

KESEHATAN

SOSIALBUDAYA

Lingkungan

Internasional