Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau

Ketua LMI: Oknum Penyebar Kebencian SARA di Sulut Musuh Kami

Pdt Hanny Pantouw, Ketua Laskar Manguni Indonesia (LMI).

Manado, detiKawanua.com - Perdebatan sesama pekerja media yang melibatkan AM alias Amas dan SS alias Simon, ikut diamati organisasi masyarakat (Ormas) Adat Sulawesi Utara, salah satunya Laskar Manguni Indonesia (LMI).

Ketua Umum Laskar Manguni Indonesia (LMI) Pdt Hanny Pantouwke saat ditemui sejumlah awak media di sebuah rumah makan beberapa waktu lalu , mengatakan, persoalan AM dan SS di medsos FB jangan digiring ke isu  SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antar Golongan). Karena itu murni persoalan pribadi.

Dirinya menegaskan, apa yang dilakukan AM alias Amas, oknum Sekretaris KNPI Kota Manado yang terindikasi menyebar kebencian SARA, pasti akan berhadapan dengan LMI.

"Oknum Amas ini jangan coba-coba mengacau di Sulawesi Utara. Siapapun yang mengacau di Sulut, menjadi musuh LMI dan akan berhadapan dengan LMI," tegas Pantouw didampingi Ketua LMI Manado Morning Moningka ke sejumlah awak media saat ditemui di sebuah rumah makan beberapa waktu lalu.

baca juga: Tokoh Pemuda Islam: Aktivis Lemah Syahwat yang Seret Organisasi dalam Perdebatan Pribadi 

Pantouw menegaskan, pihaknya tidak akan memberikan toleransi ke pihak-pihak atau oknum yang ingin memecah kerukunan di Sulut. "Persoalan pribadi jangan seret ke isu SARA. Jika peringatan ini tidak diindahkan, maka mereka akan berhadapan dengan LMI dan masyarakat Sulut lainnya. Kalau jadi pengacau, keluar dari Sulut," tegas Pantouw.

Namun untuk meredakan masalah, Ia menyatakan bersedia memediasi pihak-pihak yang terlibat dalam perdebatan tersebut. "Jika ini masalah pribadi, saya siap menjadi mediator. Undang saya di temapat mana akan melakukan mediasi, saya yang bayar. Sambil kita ngopi dan makan, saya mediasi, masalah selesai," ajaknya.

Pdt Pantouw sekali lagi me-warning dengan tegas, agar tidak menyulut dan menyebar kebencian SARA. Ia juga meminta agar pihak ketiga tidak ikut 'membakar' situasi melalui statemen yang tidak bijak. "Jika para pihak tidak mau dimediasi, jangan coba-coba mengacau di Sulut. Saya imbau juga kepada pihak ketiga jangan ikut-ikut membakar situasi melalui komentar-komentar yang tidak bijak. Jika peringatan ini diabaikan, maka akan menjadi musuh kami (LMI, red)," imbaunya.

Diketahui, beredarnya hate speech yang menjurus isu SARA bermula dari debat kusir antara AM dan SS yang menyeret lembaga tertentu. Ormas tertentu sebagai kelembagaan ikut dikaitkan dalam 'perang' antar wartawan ini, melalui pemberitaan salah satu media online dengan judul "Diduga Lecehkan Sekretaris KNPI, Oknum Wartawan Manado Dipolisikan".

Perdebatan ini sudah masuk ke ranah hukum setelah oknum sekretaris KNPI Manado melaporkan lawan diskusinya ke Polresta Manado pada Jumat (28/07) lalu. (vkg)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Sabtu, 05 Agustus 2017 ,

0 komentar for "Ketua LMI: Oknum Penyebar Kebencian SARA di Sulut Musuh Kami"

BERITA TERBARU

KESEHATAN

SOSIALBUDAYA

Lingkungan

Internasional