Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau

Inspektorat Nilai Dinas Perijinan Lalai Soal Ijin Burung Walet



MINSEL, detikawanua.com - Kalau tidak punya ijin oprasional berarti bangunan untuk usaha apapun itu di anggap Liar karena Tempat usaha mestinya harus buat Ijin sedangkan usaha kecil saja harus punya ijin apalagi sudah usaha besar seperti Sarang Burung Walet.

Demikian di katakan Kepala Dinas Perijinan dan Penanaman Modal Kabupaten Minahasa Selatan ( MINSEL ) Frangky Pasla SE , menurut Angky Sapaannya Jumlah Bangunan tempat usaha Burung Walet itu sesuai data sekitar 8 bangunan yang tersebar di beberapa kecamatan seperti Modoinding,  motoling, Sinonsayang, Tenga, Amurang Timur, Amurang.

" kami sudah beberapa kali menyurat kepada pemiliknya tapi ternyata tidak ada tindahkan untuk pengurusan ijin kalau tetap saja cuek kami akan lakukan tindahkan pencekalan dan ini perlu membentuk Tim untuk turun langsung ke lapangan jadi tindahkan eksekusi bangunan tempat usaha bisa saja terjadi "

Kecaman ini juga datang dari Kepala Inspektorat Minahasa Selatan Adrie Keintjem SH.MH. menurut Adrie harusnya proses pengurusan dari awal sudah di lakukan oleh seorang pengusaha dan pihak Dinas Perijinanan harus jemput bola karena ini bagian dari penyerapan PAD Minsel " Kepala Dinas Perijinan tidak boleh lengah, karena posisi kami inspektorat hanya mengawasi tempat usaha yang sudah jelas ijinnya harus kooperatif melihat dimana sesunggunya penyerapan PAD bagi daerah Minsel " , Ketus Keintjem

Terpantau wartawan detikawanua.com selain di kecamatan Amurang Raya ada juga di Kecamatan Tenga yang sudah beroprasi mulai tahun 2009 bahkan sudah benyak kali ekspansi usaha karena menurut penjaga gedung Burung Walet tersebut Keuntungan dari hasil panennya sangat besar dan menggiurkan.

Sebelumnya Banyak Pengusaha Burung Walet mengeluh atas pengurusan ijin yang ribet dan terlalu besar dana penguruan ijin , maka sampai saat ini Penyerapan PAD sektor Peternakan menjadi berjalan mundur. Masyarakat juga pertanyakan peran institusi Pengamanan Perda Seperti Sapol PP harusnya bekerja sama dan saling koordinasi dengan Dinas Terkait.
( Vandytrisno )


Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Rabu, 09 Agustus 2017 ,

0 komentar for "Inspektorat Nilai Dinas Perijinan Lalai Soal Ijin Burung Walet"

BERITA TERBARU

KESEHATAN

SOSIALBUDAYA

Lingkungan

Internasional