Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau

Gawat...OMBUDMAN Sorot Laporan PUNGLI Di SMA N 1 Tenga


Helda Tirajoh : Pungutan 206.000 di SMA N 1Tenga Masuk Kategori PUNGLI

MINSEL, detikawanua.com - Terkait informasi yang di terima awak media dari salah satu sumber yang tidak ingin namanya di publis menjelaskan jika kebijakan pihak Kepala Sekolah SMA N 1 Tenga yang dinilai terlalu memaksa mengundang tanggapan beragam dari orang tua siswa setelah rapat selesai.

Menurut mereka dalam pengambilan keputusan dalam rapat di sekolah SMA Satu Tenga antara Kepsek,Komite sekolah dan orangtua murid yang hadir juga dirasa terlalu memberatkan orang tua namun karena takut dan situasi yang tak memungkinkan maka keputusan pun langsung di iakan.

Namun sumber yang hadir dalam rapat tersebut menyebutkan "Dalam rapat komite langsung menyebutkan angka Rp 206.000 untuk pembangunan WC dan sarana lainnya,Itu dipungut sebagai biaya selama satu tahun anggaran.Angka 206.000 itu sendiri adalah pembagian dari total jumlah keseluruhan siswa di SMA Satu Negeri Tenga dan 206.000 dibebankan ke masing masing siswa."jelas sumber

Kepsek SMA Negeri Satu Tenga Drs JR saat dikonfirmasi media ini terkait pungutan Rp 206.000 membenarkan hal itu tapi menurutnya hal ini dilakukan oleh Komite Sekolah"Memang ada permintaan Rp 206.000 tapi itu program Komite Sekolah untuk rehab WC dan ruang tata usaha yang rencananya akan diperlebar 2 M bangunannya"jelas JR

Ditambahkan Drs JR selaku Kepsek SMA Negeri Satu tenga "memang untuk SMA Negeri Satu Tenga mendaptkan bantuan DAK Rp 106.000.000 tapi masih sementra pembuatan proposal"ujar JR

Sementara itu Helda R Tirajoh Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Sulut terkait pungutan Rp 206.000 menyebutkan"Pungutan tersebut masuk dalam kategori Pungli"jelas Helda Tirajoh Kepala Perwakilan Ombudsman RI Prov Sulut


Seperti diketahui Menurut sumber dan sejumlah orang tua merasa keberatan dengan pungutan tersebut,Menurut mereka sebelumnya juga hal yang sama pernah terjadi yaitu pungutan Rp 35.000 tapi tehenti karena ada  komplain dari para ortu.

Masih dengan hal yang sama terkait pungutan Rp 35 000 Drs JR membantah jika ada pungutan Rp 35.000 tapi mengakui jika hal itu pernah dibahas tapi setelah itu dihentikan karna satu tidak disetujui"memang sempat dibahas tapi tidak dijalankan,jika ada yg bilang itu pernah dijalankan,Itu dusta"

Rencananya dalam waktu dekat Ombudsman RI Perwakilan Sulut akan Memanggil Kepsek SMA N Satu Tenga untuk dimintai keterangan terkait hal itu.

SMA N Satu Tenga memiliki jumlah murid 444 siswa,Jika masing masing siswa dibebankan Rp 206.000 maka jumlah keseluruhan yang didapat adalah  Rp.91.464.000 dari 444 siswa dan itulah dana yang akan terkumpul nanti
( Vandytrisno )

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Minggu, 13 Agustus 2017 , ,

0 komentar for "Gawat...OMBUDMAN Sorot Laporan PUNGLI Di SMA N 1 Tenga"

BERITA TERBARU

MITRA

TALAUD

KOTAMOBAGU

SOSIALBUDAYA

Lingkungan

Internasional