Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau

Essing : Miangas Rawan Pangan

Kabag Perekonomian dan SDA, Natalianus Essing.

Talaud, detiKawanua.com - Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Kepulauan Talaud, Natalianus Essing kepada wartawan di ruang kerjanya mengatakan, masyarakat di pulau Miangas telah menerima bantuan rawan pangan termasuk berasa sejahtera (Rastra) untuk triwulan II tahun 2017. 

Pemberian bantuan sebanyak 10 ton ini merupakan tindak lanjut kunker Bupati kepulauan Talaud, Sri Wahyumi saat mendampingi Menkominfo, Rudiantara, Gubernur Sulut, Olly Dondokambey bersama rombongan lainnya pada, Senin (31/7) lalu. Dan menindak lanjuti pemberitahuan langsung melalui pidato kemerdekaan Presiden RI, Joko Widodo pada, Rabu (16/8), terkait pengalokasian beras ke Miangas.

Bantuan yang dibawa di KMP Watunapato itu diserahkan, Sabtu (19/8) kepada kurang lebih 325 Kepala Keluarga di pulau terluar tersebut, tanpa memandang status, pekerjaan dan penghasilan.

"Memang saat kami sampai di Miangas, ada kerawanan pangan yang terjadi. Sehingga Bupati memerintahkan saya untuk mengantar beras dengan KMP Watunapato. Berbeda dengan daerah lain. CBP biasanya hanya diberikan kepada masyarakat biasa. Tetapi karena di Miangas karena semua masyarakat dengan tanpa memandang status, meskipun PNS tetap mendapatkan bantuan, karena semua mengalami bencana tersebut. Alokasi beras ini juga sudah sesuai musyawarah desa bahwa semua beras disamaratakan. Saat kami datang memang beras sudah kosong," ujar Kabag Perekonomian dan SDA.

Essing juga mengungkapkan, berdasarkan temuan atau fakta di lapangan. Inflasi di Miangas sangat tinggi. 

"Misi kami ke Miangas bukan hanya membawa beras. Tetapi mengecek masalah inflasi disana . Dan memang benar terjadi inflasi yang sangat tinggi di Miangas. Bayangkan, rica (cabai-red)  yang dijual dalam ukuran  satu gelas aqua depe harga mencapai 70.000 rupiah," terang Essing.

Ditambahkan, dalam waktu dekat pihaknya juga akan mengirimkan BBM untuk mengatasi kelangkaan yang dikeluhkan masyarakat di wilayah perbatasan Indonesia dengan Filipina itu.

Alokasi penyerahan bantuan dalam bentuk beras berjumlah 10 ton, terdiri dari 556 Kg Rastra, kurang lebih  7.150 kg beras cadangan pemerintah (CBP) dari Kabupaten, dan 1.556 kg CBP Provinsi. (RhojakFM)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Selasa, 22 Agustus 2017 , ,

0 komentar for "Essing : Miangas Rawan Pangan"

BERITA TERBARU

KESEHATAN

SOSIALBUDAYA

Lingkungan

Internasional