Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau

DPRD Gelar Paripurna Pengambilan Keputusan Perubahan APBD Provinsi Sulut T.A 2017

Wagub Steven Kandouw saat menyampaikan sambutan dalam Rapat Paripurna.

Manado, detiKawanua.com, – Dewan Perwakilan rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut) menggelar Rapat Paripurna Pengambilan Keputusan Terhadap Ranperda tentang Perubahan APBD Provinsi Sulut T.A 2017 serta Ranperda Tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD Sulut sekaligus Penyampaian Ranperda Provinsi Sulut Tentang Perubahan atas Perda Provinsi Sulut  nomor 3 tahun 2016 tentang RPJMD Provinsi Sulut Tahun 2016-2021 bertempat di ruang rapat Paripurna DPRD Provinsi Sulut, Rabu ( 23/08 ) malam.

Wagub Steven Kandouw saat menandatangani hasil keputusan perubahan APBD T.A 2017.

Rapat pari[purna tersebut di pimpin langsung ketua DPRD Sulut Andrei Angouw di dampingi wakil ketua Stevanus Vreke Runtu, Wakil ketua Marthen Manoppo, Wakil Ketua Wenny Lumentut yang di hadiri langsung wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw bersama Sekprov Edwin Silangen, Unsur Forkompinda dan jajaran SKPD Pemprov Sulut.

Ketua DPRD Sulut, Andrei Angouw saat menandatangani hasil keputusan perubahan APBD T.A 2017.

Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw yang mewakili Gubernur Sulut Olly Dondokambey dalam sambutannya menyampaikan di pahami bersama bahwa perubahan dan penyesuaian APBD tahun anggaran 2017, merupakan salah satu langkah penting yang perlu dilakukan untuk memaksimalkan pencapaian target pembangunan daerah di sisa tahun anggaran berjalan.

“Saya sangat berterima kasih sekali karena memang APBD perubahan ini sudah sangat mendesak dilaksanakan, ada perubahan -perubahan  serta agenda-agenda yang memang karena kebutuhan dilapangan setelah dilihat untuk dilengkapi dan di sempurnakan sehingga dari segi pendapatan dan belanja harus ada perubahan -perubahan”, tutur Wagub Kandouw.

Penyerahan dokumen hasil penetapan DPRD Sulut terkait APBD Perubahan Tahun Anggaran 2017 oleh Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw kepada Wagub Sulut Steven Kandouw.

Lanjut wagub, Selama 2 minggu mengamati,melihat DPRD dan SKPD terkait begitu semangat membahas APBD Perubahan  dan juga perubahan tentang PP 18 sebagaimana Kedua Ranperda ini harus ditetapkan.

“Untuk itu atas nama Bapak Gubernur Pemerintah Sulut meminta maaf kalau  ada dalam pembahasan jajaran Provinsi Sulut yang kurang responsif ,dan kurang cakap   yang di sampailan beberapa fraksi tadi tdak koperatif  untuk itu dalam kesempatan berbahagia saya sempatkan pahit jangan cepat di buang manis jangan cepat ditelan, dalam proses  pembelajaran dialektika seperti ini  kita melalui proses suatu pembelajaran mencari  titik  keseimbangan bagi kita semua”, lanjut Kandouw.

Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw saat memimpin Rapat Paripurna.

Seiring ditetapkan APBD ini, Wagub mengatakan Total Pendapatan Daerah yang terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), dana perimbangan dan lain -lain Pendapatan Daerah yang Sah, mengalami perubahan dari sebelumnya berjumlah Rp.3.556.372.800.000,- menjadi Rp.3.715.491.098.536 atau bertambah sebesar Rp. 159.118.298.536,- untuk alokasi Belanja yang terdiri dari belanja langsung dan belanja tidak langsung juga mengalami perubahan dari sebelumnya senilai Rp. 3.572.342.500.000,- berubah menjadi Rp. 3.844.615.765.384,- atau bertambah sebesar Rp. 272.273.265.384.

Sedangkan untuk Total Pembiayaan Daerah, Wagub kandou menyampaikan, terdiri dari penerimaan dan pengeluaran pembiayaan juga mengalami perubahan , dimana untuk Penerimaan Pembiayaan Daerah dari sebelumnya sebesar Rp. 45.969.700.000,- pada APBD Perubahan ini ditetapkan menjadi Rp. 159.624.666.848,- sedangkan Pengeluaran Pembiayaan yang ditergetkan sebesar Rp. 30.000.000.000,- berubah menjadi Rp. 30.500.000.000,- .

Anggota DPRD Sulut yang mengikuti Rapat Paripurna.

"Selanjutnya menjadi harapan dengan ditetapkannya ranperda ini menjadi peraturan daerah, bersama-sama akan semakin dimamoukan untuk mencapai setiap target pembangunan di sisa tahun anggaran 2017 ini,  yang antara lain terindikasi lewat capaian indikator makro seperti Pertumbuham Ekonomi Sulut  dapat mencapai angka 6,2 s/d 6,8 persen, PDRB per kapita berada pada kisaran angka Rp. 44 s/d 46,12 juta/kapita, Inflasi daerah dapat ditekan pada kisaran 4 sampai kurang lebih 1 persen, Gini Ratio dipertahankan pada angka 0,38, Tingkat Kemiskinan 8,1 persen , serta Tingkat pengangguran berada pada angka 6, 5 s/d 7 persen dan Indeks Pembangunan Manusia mencapai angka 71.20," jelas Wagub Kandouw.

Suasana Rapat Paripurna DPRD Sulut.

Menindaklanjuti Peraturan Pemerintah No 18 tahun 2016 tentang perangkat daerah  dan perda provinsi 4 tahun 2016 tentang pembentukan dan susunan organisasi perangkat daerah provinsi sulut, wagub berharap dengan kenaikan gaji anggota dewan bisa lebih meningkatkan kinerja para legislatif.

"Diharapkan pararel dengan output dan outcome makin tinggi reward kita makin tinggi output dan outcome kita,  Bapak Gubernur sampaikan ini betul -betul harus mengayomi satu dengan yang lain, PP 18 ini jangan dilihat pada satu sisi kesejahteraan anggota dewan , tetapi itu karena tuntutan bagi seorang legislator, mudah -mudahan dengan kenaikan reward ini akan semakin meningkatkan kinerja tidak hanya  eksekutif  tetapi juga legislatif,"  tandas Wagub. (Adv)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Kamis, 24 Agustus 2017 ,

0 komentar for "DPRD Gelar Paripurna Pengambilan Keputusan Perubahan APBD Provinsi Sulut T.A 2017"

BERITA TERBARU

KESEHATAN

SOSIALBUDAYA

Lingkungan

Internasional