Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau

Dibuka Bupati JWS, Ini Pesan-pesan Penting dalam Rakor Kamtibmas

Suasana Rakor Kamtibmas Kabupaten Minahasa, Rabu (09/08).

Minahasa, detiKawanua.com - Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow Msi resmi membuka Rapat Koordinasi Kamtibmas Kabupaten Minahasa, Rabu (09/08), di Balai Pertemuan Umum (BPU) Tondano.

Dalam sambutannya Bupati JWS mengapresiasi kepada kepolisian dan TNI yang telah membantu Kabupaten Minahasa dalam menjaga keamanan dan ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).

"Terima kasih sudah membantu menjaga Kantibmas di Minahasa. Kita harus beryukur kabupaten kita dijaga oleh Polres Minahasa, Polres Tomohon dan Polres Manado yang melakukan tugas sesuai wilayah kerjanya dengan saling bersinergi, juga kepada pihak TNI yang selalu siap dalam penaganan yang prima," kata JWS

Beberapa hari ini Lanjut JWS, memang situasi di Minahasa kurang baik karena ada beberapa kasus pembunuhan yang terjadi akibat mengkonsumsi minuman keras. Saya (Bupati, red) sudah pernah mengeluarkan edaran untuk pesta di Minahasa maksimal sampai pukul 23.00 WITA, untuk mencegah pertikaian ketika larut.

"Mohon kepada Camat, Kapolsek, Kodim agar dapat membantu, juga kepada Hukumtua harus memberikan motivasi kepada masyarakatnya,jangan malah memberi contoh yang buruk apalagi menyajikan dan mengkonsumsi Minuman Keras," ungkap JWS, sembari memerintahkan Camat-camat untuk periksa warung-warung yang menyediakan Minuman Keras serta resmi membuka Rakoor Kamtibmas

Mewakili Dandim 1302, Kasdim Moudi Purba SSos dalam penyampaiannya mengatakan, kita semua yang terkumpul di tempat ini harus bekerja sama untuk menjaga Kamtibmas dalam mengatasi permasalahan di Kabupaten Minahasa.

"Mari kita cegah secara dini permasalahan yang sering terjadi, seperti pembunuhan yang biasanya karena dipicu oleh konsumsi alkohol secara berlebihan," kata Purba

Ditambahkannya, Babinkantibmas dan Babinsa serta Hukumtua harus bersinergi dalam menjaga kantibmas begitu pula dengan tingakatan yang lebih tinggi agar dapat menjaga sinergitas dalam memimpin daerah kita.

"Mari kita lakukan deteksi dini dalam penanganan masalah dengan sistem 3D yaitu, Datang, Dengar, Dapat. Datang di Lokasi TKP, Dengarkan apa yang terjadi, Dapatkan Informasi; dan sistem 3L yaitu Lokalisir agar tidak melebar permasalahanya, Lakukan sesuai kemampuan, dan terakhir laporkan," jelas Purba.

Sementara itu, Kapolres Minahasa Kapolres Minahasa AKBP  Syamsubair dalam pemaparanya menjelaskan, puji Tuhan karena pengucapan syukur Kabupaten Minahasa sudah berlangsung. Kondsi saat ini  di wilayah hukum Polres Minahasa terdapat beberapa kasus, dan tercatat ada 5 kasus pembunuhan di mana 4 sudah berhasil diungkap dan yang tersisa dalam penaganan.

"Pesta nikah perlu disikapi bersama karena potensi tinggi dalam masalah pertikaian bahkan pembunuhan sering terjadi dan direncanakan oleh oknum yang pernah berselisih paham dan targetnya berada di tempat itu. Sebenarnya persoalan yang terjadi adalah hal sepele karena ketersinggungan dan menjadi dendam lama," ujar Kapolres

Lebih lanjut, Polres Minahasa akan menindak tegas bagi mereka yang kedapatan membawa senjata tajam karena berpotensi terjadi penganiayaan dan pembunuhan.

"Apabila tertangkap akan saya proses sampai ke pengadilan dan tersangka tidak akan pernah saya tangguhkan demi terwujudnya supermasi hukum di Kabupaten Minahasa. Karena Polri tidak dapat bekerja sendiri dan perlu dukungan untuk dapat menjaga Kamtibmas di Kabupaten Minahasa oleh karena itu mari kita bersinergi," timpal Kapolres.

Diketahui di akhir sambutan, Kapolres Minahasa AKBP Syamsubair memaparkan tentang PERPPU No.2 Tahun 2017 Tentang Ormas.

Hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Pemerintahan dan Kesra Minahasa Denny Mangala Msi, jajaran Polres, jajaran TNI, OPD, Camat., Hukumtua. (Sandy)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Rabu, 09 Agustus 2017 , , ,

0 komentar for "Dibuka Bupati JWS, Ini Pesan-pesan Penting dalam Rakor Kamtibmas"

BERITA TERBARU

MITRA

TALAUD

KOTAMOBAGU

SOSIALBUDAYA

Lingkungan

Internasional