Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

BPN Manado Diduga 'Serobot' Lahan Milik Minahasa, Pemkab Adukan Ke Polda Sulut

Bupati JWS.

Minahasa, detiKawanua.com - Sejumlah lahan milik Kebupaten Minahasa yang berbatasan dengan Kota Manado diduga "diserobot" Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Manado. Diduga pula, sejumlah lahan yang menjadi milik Minahasa ini telah dibuatkan sertifikat tanah oleh BPN Manado, yang sebenarnya bukan wewenangnya.

Alhasil, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa, di bawah pimpinan Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow MSi, menempuh jalur hukum atas dugaan penyerobotan lahan tersebut, dengan melaporkan BPN Manado ke Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Utara (Sulut), tertanggal 9 Agustus 2017.

Sebab diduga pula, akibat banyak lahan yang berada diwilayah hukum Minahasa yang telah bersertifikasi Kota Manado, banyak ijin usaha yang akhirnya diduga dikeluarkan Pemerintah Kota Manado.

"Ada dugaan yang mana BPN Manado terlibat dalam pembuatan sertifikat tanah di wilayah hukum Minahasa. Ada beberapa bidang tanah seperti di sekitaran Meditrania, Citraland, dan Ringroad arah Bandara sebelah kanan yang adalah wilayah Minahasa, tapi diduga sudah bersertifikat dari BPN Manado. Untuk itu, masalah ini sudah kami laporkan ke Polda Sulut dan kiranya ini menjadi pintu masuk juga bagi penyelidikan sertifikasi tanah di batas Minahasa dan Manado," tukas Bupati JWS didampingi Kabag Hukum Setdakab Minahasa Willem P Nainggolan SH, kepada detiKawanua.com, Selasa (15/08).

Dijelaskan kemudian oleh JWS bahwa, lokasi bangunan Gereja Masehi Advend Hari Ketujuh di Desa Tikela Kecamatan Tombulu, di tarik garis lurus mengarah ke perkebunan Walisukauw (antara Desa Kamangta dan jalan Desa Koka-Teling, red) dan dari titik Walisukauw lurus menuju jembatan Bahu Malalayang melewati Usis (sebelum pemekaran wilayah Winangun, red), semua adalah wilayah Minahasa.

"Bahkan dulu batas Manado Minahasa adalah jembatan Bahu sebelum di mekarkan. Setelah ada pemekaran Winangun, berubah garis batas di puncak gunung Warouw (sebelah taxi Ford, red) mengarah Bebek bebek Citraland dan seterusnya menuju Desa Kalasey Kecamatan Mandolang," terang JWS.

"Ini masalah harga di Kabupaten Minahasa yang lahannya diduga diserobot orang. Jadi ini harus ditindak tegas karena diduga ada oknum-oknum tak bertanggung jawab sengaja mencari keuntungan di wilayah hukum Minahasa," pungkasnya.

Adapun salah satu dugaan penyerobotan yang dilaporkan Kabag Hukum Setdakab Minahasa Willem P Nainggolan, didampingi Penasehat Hukum Pemkab Minahasa Yuddi H Robot SH, atas nama Pemkab Minahasa tersebut, yakni dokumen negara dimana Kepala BPN Manado tahun 2013 inisial RW, diduga telah melakukan pemalsuan terhadap dokumen negara berupa sertifikat hak milik, dimana terlapor telah mencoret buku tanah hak Desa Sawangan dan dirubah menjadi Desa Paal IV, kemudian nomor hak milik 338 dicoret dan diganti menjadi 354, selanjutnya surat ukur nomor 2.971 dicoret dan diubah menjadi 74, serta tahun 1982 dicoret dan diubah menjadi tahun 2013.

Kemudian, dalam buku tanah hak milik kepemilikan tanah tersebut tercatat terletak di Desa Sawangan Kecamatan Pineleng Kabupaten Minahasa, diubah menjadi Desa Paal IV Kecamatan Tikala Kota Manado, padahal sesuai dengan Peraturan Pemerintah nomor 22 tahun 1988, tentang perubahan batas wilayah Kota Madya Dati II Manado dan Kabupaten Dati II Minahasa, bahwa sertifikat tersebut tercatat dalam wilayah Pemerintahan Kabupaten Minahasa, yaitu Desa Sawangan Kecamatan Pineleng, Kabupaten Minahasa.

Sementara, pihak BPN Manado sendiri hingga berita ini diturunkan belum dapat dikonfirmasi.(Sandy)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Rabu, 16 Agustus 2017 , ,

0 komentar for "BPN Manado Diduga 'Serobot' Lahan Milik Minahasa, Pemkab Adukan Ke Polda Sulut"

BERITA TERBARU

KESEHATAN

SOSIALBUDAYA

Lingkungan

Internasional