Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau

Bangun Yonif Raider 712/WT, Gubernur Akui Peranan TNI Bagi NKRI

Manado, detiKawanua.com - Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey bersama Panglima Daerah Militer (Pangdam) XIII Merdeka, Mayjen TNI Ganip Warsito pada Selasa (08/08) siang tadi di Bailang Kecamatan Bunaken Kota Manado, telah melakukan peletakan batu pertama pembangunan Redislokasi Yonif Raider 712/WT.
Gubernur dalam sambutannya mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut  siap bekerja sama membantu TNI khususnya jajaran Kodam XIII/Merdeka dari segi pembangunan seperti Redislokasi Yonif 712/WT, dikarena kehadiran TNI sangatlah banyak membantu dalam keamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Provinsi Sulut merupakan salah satu bagian integral NKRI yang berbatasan langsung dengan negara Filipina, sehingga aspek pertahanan di daerah ini menjadi sangat penting dan sangat dibutuhkan, utamanya dalam hal menangkal setiap ancaman militer dan ancaman bersenjata dari luar terhadap kedaulatan, keutuhan wilayah dan keselamatan bangsa di daerah, menindak setiap bentuk ancaman, baik dari luar maupun dari dalam negeri serta memulihkan kondisi keamanan yang terganggu akibat kekacauan," kata Gubernur.

Lanjutnya tidak dapat di pungkiri TNI yang bertugas di wilayah Provinsi Sulawesi Utara memiliki tugas dan tanggung jawab serta peranan yang dituntut lebih, apalagi mengingat beragam tantangan dan potensi ancaman tersendiri juga senantiasa hadir di daerah ini.
"Seperti potensi hadirnya tindakan atau kegiatan-kegiatan penyeludupan barang terlarang, serta potensi dijadikannya daerah ini sebagai jalur transit gerakan terorisme internasional," ujarnya.

Dikatakan Olly, sisi ancaman terorisme sendiri disadari bahwa akhir-akhir ini fenomena global gerakan terorisme semakin menggurita, terus bergejolak dan mengusik keamanan negara, serta menjadi ancaman serius bagi segenap komponen bangsa di dunia.

"Salah satu bukti nyata yang terjadi adalah konflik baku tembak yang berkecambuk antara militer Filipina dengan kelompok maute yang berafiliasi dengan ISIS di kota Marawi Filipina. Dengan pembangunan redislokasi yonif 712/WT di Desa Bailang ini nantinya diharapkan mampu melengkapi kinerja jajaran Komando Resort Militer (Korem) 131/Santiago  dalam pelaksanaan tugas pengamanan perbatasan Negara Kesatuan di Wilayah NKRI, mempertahankan keutuhan wilayah negara dan keselamatan segenap bangsa dari ancaman militer serta ancaman bersenjata termasuk didalamnya mencegah daerah ini dijadikan jalur masuk dan tempat transit bahkan dijadikan lokus aksi oleh pelaku terorisme, sehingga nantinya tidak manghambat proses pembangunan daerah  yang tengah diupayakan dalam rangka mewujudkan sulawesi utara sebagai salah satu pintu gerbang Indonesia di kawasan timur," harapnya sembari mengucapkan selamat atas dimulainya proses pembangunan redislokasi yonif 712/WT dengan peletakan batu pertama dijajaran KODAM XIII/Merdeka khususnya jajaran Komando Resort Militer (KOREM)131/Santiago, kiranya proses pembangunan yang akan berjalan dapat berlangsung tanpa hambatan dan pada waktunya nanti akan turut melengkapi sarana dan prasarana dalam menjaga kedaulatan NKRI dari bumi Nyiur Melambai serta pemerintah Provinsi Sulawesi Utara akan merelokasi dalam anggaran APBDP pada tahun ini untuk bantuan kendaraan oprasional dalam menunjang tugas dari para Koramil.

Dalam kesempatan yang sama Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Ganip Warsito mengatakan, Jajaran Kodam XIII/Merdeka sangat berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dimana perhatian dari Gubermur Sulut (Olly Dondokambey) sangatlah besar sehingga boleh terselengaranya acara peletakan batu pertama pembangunan redislokasi Yonif 712/WT.

"Memang postur Kodam XIII/Merdeka sangat banyak yg  hatus diubah sesuai dengan kondisi alam  juga kahadiran bataliyon infanteri( YONIF) 712/Wiratama sangatlah memacu perekonomian di daerah Bailang, dan diucapkan terima kasih juga kepada masyarakat yang telah rela memberikan tanahnya untuk pelebaran jalan untuk kelancaran tugas TNI," tutup Pangdam.

Turut hadir Forkopimda Sulut, Rektor Unima  Paula Runtuwene, Unsur Kodam dan Korem, Tokoh Agama serta Tokoh Masyarakat. (hs/dkc)
(IsJo)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Selasa, 08 Agustus 2017 , , ,

0 komentar for "Bangun Yonif Raider 712/WT, Gubernur Akui Peranan TNI Bagi NKRI"

BERITA TERBARU

KESEHATAN

SOSIALBUDAYA

Lingkungan

Internasional