Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau

2018 Mendatang, Dispertanak Bakal Realisasi Kebutuhan Petani

Kepala Dispertanak Boltim, Ramlah Mokodompis.

Boltim, detiKawanua.com - Guna meningkatkan dan memotivasi para petani di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltom), agar lebih serius dalam mengelola barbagai tanaman bulanan maupun tahunan, dibutuhkan peran penting dari instansi terkait yakni Dinas pertaniaan dan peternakan (Dispertanak) untuk, merumuskan suatu program dan inovasi baru. 

Hal itu dikatakan, oleh Sekretaris daerah (Sekda) Boltim, Ir. Muhammad Assagaf pada acara pembukaan Pendidikan dan Pelatihan Okulasi sambung samping dan pucuk pada tanaman kakao, yang diselenggarakan oleh Dispertanak Boltim Selasa (01/08) dua pekan kemarin.

Sebab, petani masih terkendala oleh keterampilan (SDM) dan modal. sehingga, Saya tekankan kepada Dispertanak, untuk terjun langsung di lapangan guna melakukan pendataan terkait kebutuhan, atau yang menjadi pokok kendala bagi petani, melakukan pendampingan, melakukan pengusulan bantuan ke provinsi maupun pusat mengenai peralatan yang dibutuhkan para petani.

"Saya menantang Dispertanak untuk membuat terobosan baru di tahun anggaran 2018. program yang disusun di tahun 2018 harus benar-benar, bisa membawa dampak perubahan yang signifikan terhadap petani. jangan hanya membuat pelatihan yang sifatnya cuma sekedar untuk menggugurkan kewajiban. tetapi tidak berguna bagi petani Boltim," tandas Assagaf, waktu itu.

Ditemui, Kepala Dispertanak Boltim, Ramlah Mokodompis mengatakan, untuk program-program di tahun mendatang kita akan upayakan langkah mewujudkan kebutuhan para petani maupun, kendala-kendala secara tekhnis, pendampingan, bahkan usulan bantuan terhadap petani.

"Mulai sekarang, kita akan upayakan sampai program di tahun depan (2018). Tujuaannya, meningkatkan produksi atau penghasilan petani, serta kendala apa yang dibutuhan para petani khusunya di Boltim," terang Ramlah, kepada awak media, saat disambangi diruang kerjanya, Rabu (15/08) siang tadi.

Lanjut Ramlah, bulan lalu kita salurkan kopi 1000 pohon di Modayag untuk 4 kelompok tani. sedangkan bibit kakao masuk dalam APBD tahun ini, 8000 pohon. kalau APBD Provinsi belum ada. nantinya kita usulkan kakao bersama kopi tahun depan.

"Tahun ini juga, cingkeh untuk 100 Hekatare (Ha) melalui APBNP itu ada 8 kelompok, di kecamatan Nuangan 3 kelompok, kecamatan Tutuyan 3 kelompok yang diantaranya, desa Tombolikat dan Dodap. Untuk konservasi lahan di desa Bai kecamatan Nuangan ada 350 bibit pohon cingkeh yang sudah tersalur sekitar bulan Juli kemarin. kebanyakan, para kelompok tani meminta bantuan bibit cingkeh melalui proposal mereka" ujar, Dia

Tanaman pala katanya, di APBD 2017 ini, sebanyak 7000 pohon teruntuk 7 kelompok petani, dengan jumlah orang per kelompok bervariasi, 10 hingga 11 orang yang ada potensi untuk menanam. sementara bidang peternakan, kita salurkan bantuan ternak kambing kepada 8 kelompok penerima antara lain terdapat di desa Moaat, Buyat, Moyongkota Baru, Tombolikat Selatan, Tutuyan, Nuangan Satu dan desa Togid. sedangkan, ternak itik juga ada 8 kelompok di desa Motongkad Utara, Moonow, Buyat Selatan, Bongkudai, Bangunan Wuwuk Timur, Bulawan Satu serta desa Modayag Tiga. per kelompok masing-masing mendapat ternak kambing 15 ekor, kalau itik 60 ekor.

"Realisasinya, bulan ini akan disalurkan. bibit pala umur sekitar 1 tahun, ternak kambing umur 5 bulan dan ternak itik umur 2 bulan," terangnya, didampingi Kabid Peternakan dan Perkebunan, Kusno Mamonto

Dirinya menambahkan, jumlah penyuluh pertanian di Boltim, 40 orang untuk 80 desa. sedangkan, idealnya 1 penyuluh 1 desa. tugas fungsi mereka, pendamping kelompok petani dilapangan, "kita memang masih kekurangan penyuluh lapangan. Namun begitu, saat ini sudah ada perubahan terkait penyuluh lapangan ketimbang tahun sebelumnya. sudah sedikit efektif," ungkap Ramlah. (Fidh)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Selasa, 15 Agustus 2017 ,

0 komentar for "2018 Mendatang, Dispertanak Bakal Realisasi Kebutuhan Petani"

BERITA TERBARU

MITRA

TALAUD

KOTAMOBAGU

SOSIALBUDAYA

Lingkungan

Internasional