Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau

Orang Tua Murid Sayangkan Anaknya Harumkan Sulut Tanpa Bantuan Pemerintah

Para siswa pemeneng Kejurnas Bridge 2017.

Manado, detiKawanua.com - Teriakan kemenangan dari Sulawesi Utara (Sulut) kembali terdengar pada lomba Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Bridge 2017, menjadi kabar gembira yang disampul dengan 3 Emas serta 2 Perunggu berhasil dibawa pulang oleh siswa-siswi Sekolah Dasar Negeri (SDN) 06 Manado yang mewakili nyiur melambai pada hajatan akbar tersebut.

Di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah (Kepsek) Elvie Tuar dan dibimbing guru Julian Doodoh serta Pelatih Dondokambey Wuisan, SDN 06 berhasil memetik juara 1 pasangan putri pelajar Neza S.Wumu dan Vina M. Dengo, juara 1 pasangan campuran pelajar Wicak Pratama dan Whitney Katang, juara 1 beregu pelajar Annelis Juvicha, Zefanya Senduk, Wicak Pratama, Whitney Katang, David Djayadi dan Muhammad Ihsan dan Juara 3 pasangan campuran pelajar Annelis Juvicha dan Zefanya Senduk serta Juara 3 pasangan putra pelajar David Djayadi dan Muh Ihsan.

"Kami selaku orang tua sangat suport dengan kegiatan-kegiatan seperti disekolah mereka," ujar dr. Zainuddin Wumu orang tua dari Neza S.Wumu.

Namun, sayangnya keberhasilan yang diraih itu, tuai kekecewaan dari orang tua murid. Pasalnya, keikutsertaan pada lomba yang berhasil membawa pulang 3 emas dan 2 perunggu pada 23-26 Juli 2017 tak dijumpai dukungan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Manado maupun Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut.

"Pergi dan lain-lain saja kita harus menggunakan uang pribadi," tutur enterpreneur muda ini.

Dirinya berharap, agar peserta yang telah mengharumkan nama nyiur melambai ini bisa diberikan suport oleh pemerintah. "Yah baiknya diberikan apresiasi, agar ada motivasi yang tinggi," singkatnya. (*/Enda)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Jumat, 28 Juli 2017 , , ,

0 komentar for "Orang Tua Murid Sayangkan Anaknya Harumkan Sulut Tanpa Bantuan Pemerintah"

BERITA TERBARU

KESEHATAN

SOSIALBUDAYA

Lingkungan

Internasional