Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

Khusus ASN Wanita Menyusui, Pemprov Sulut Mudahkan Dengan Ruangan Ini



Sulut, detiKawanua.com - Ketersediaan ruangan laktasi atau menyusui bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) wanita dilingkup pemerintahan provinsi (Pemprov) Sulut yang memiliki balita aktiv menyusui, kini telah terealisasi dan berada di lantai dasar di Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2PA) Kantor Gubernur Sulut. Dimana ruang tersebut juga pada Selasa (11/07) tadi, telah diresmikan Ketua TP PKK Sulut, Rita Dondokambey Tamuntuan melalui Wakil Ketua, Kartika Devi Kandouw Tanos didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sulut, Ivone Silangen Lombok.
Menurut Devi bahwa, tempat (ruang laktasi,red) untuk memberikan Air Susu Ibu (ASI) eksklusif terhadap bayi itu merupakan terobosan baru yang harus disambut baik seluruh ASN Pemprov Sulut (khususnya para ibu-ibu yang memiliki balita,red).
"Ini adalah ide cemerlang yang harus diapresiasi seluruh ASN wanita, yang pada nantinya juga kami berharap setiap instansi di Pemprov Sulut dapat memiliki ruang laktasi juga," ucap dr Devi (saapaan akrab isteri Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw,red), disela-sela pengresmian ruangan tersebut.
Lebih jauh dirinya merencanakan bahwa kedepan nanti ruang laktasi itu akan dilengkapi dengan fasilitas ruang penitipan anak, guna memudahkan bagi ASN ibu menyusui agar tidak terganggu dan tetap fokus dalam pekerjaannya.
"Iya untuk lebih memudahkan para ASN-nya saja dalam melaksanakan tugas tanggungjawabnya dipekerjaan," ungkapnya.
Senada itu melalui Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sulut, Ivonne Lombok menjelaskan latar belakang didirikannya ruang laktasi.
"Pekerjaan ASN sekarang itu lebih banyak. Tentunya juga ASN perempuan akan kesulitan memberikan ASI kepada bayinya. Oleh karena itu setelah melalui usulan dan prosedur yang ada, ruang laktasi ini dapat diwujudkan," ujar Ivonne yang juga merupakan isteri dari Sekertaris Provinsi Sulut, Edwin Silangen.
Diketahui, berdasarkan data UNICEF tahun 2016 menyebutkan hanya 55 persen bayi di Indonesia yang mendapat asupan air susu ibu (ASI) hingga usianya mencapai dua tahun. Dan hal ini memperlihatkan bahwa, Indonesia masih gagal menjalankan kebiasaan asupan ASI yang baik dan membutuhkan konsistensi sebagai syarat utama. Niatan dan ketekunan jadi kunci bayi Indonesia bisa mendapatkan manfaat optimal ASI dan jangan salah, niatan ini bukan hanya menjadi persoalan ibu,  namun melainkan juga oleh negara.
Peraturan Pemerintah Nomor 33 Tahun 2012 tentang Pemberian ASI Eksklusif menunjukkan bahwa asupan ASI melibatkan peran ibu, lingkungan, dunia kerja, dan tentu saja pemerintah. ASI ialah kepentingan publik yang tidak bisa disepelekan. Asupan ASI yang baik sulit terwujud jika tak ada dukungan dari segala sisi. Kebutuhan ruang dan waktu untuk memberikan ASI terhadap bayi makin mendesak di tengah meningkatnya angka ibu bekerja dan tingginya mobilitas masyarakat.
Hadir mendampingi Wakil ketua TP PKK dan Ketua Dharma Wanita saat itu diantaranya, Kepala DP3A Sulut, Mieke Pangkong, Kepala Dinas Kesehatan Sulut, Debie Kalalo dan Kepala Seksi Kesehatan Keluarga Ibu dan Gizi, Arista F. Wowor, beserta Kepala RS Ratumbuysang Manado, Inggrit Giroth. (bs/tim).
(IsJo)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Selasa, 11 Juli 2017 ,

0 komentar for "Khusus ASN Wanita Menyusui, Pemprov Sulut Mudahkan Dengan Ruangan Ini"

BERITA TERBARU

KESEHATAN

SOSIALBUDAYA

Lingkungan

Internasional