Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau

Gubernur Ingatkan Pentingnya Kependudukan dan KB Untuk Sejumlah Aspek di Masyarakat

Manado detiKawanua.com -Kependudukan memiliki dua dimensi utama yaitu, kuantitas dan kualitas penduduk. Hal itu disampaikan Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey melalui sambutan yang dibacakan Kepala dinas Kependudukan, Catatan Sipil (Dukcapil) dan KB, Bahagia R Mokoagow pada penandatangan berita acara serah terima Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) dan Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) di Ruang C.J Rantung, Kamis (27/07).

"Hal ini berarti setiap penduduk tentu berharap memiliki kehidupan berkualitas, sehingga memerlukan pengaturan pengendalian dan upaya pembangunan kependudukan, karena kualitas merupakan konsep yang relatif abstrak dan perlu di turunkan ke dalam indikator-indikator yang terukur," terang Bahagia.

Diingatkannya juga penentu dari masalah kuantitas dan kualitas juga mobilitas penduduk sebagai dinamika interaksi kuantitas dan kualitas.
"Ini terdapat pada aksi yang dilakukan sistem sosial terkecil yang kita sebut keluarga yang di dalamnya terdapat ikatan nilai-nilai yang dianut dan tujuan yang ingin di capai," jelas Bahagia.

Dikatakanya pula bahwa Gubernur dalam mencermati signifikannya pertumbuhan penduduk dewasa ini, tentunya mempengaruhi pada pencapaian berbagai upaya pembangunan daerah saat ini dari segi usaha pemberantasan kemiskinan, penciptaan ketahanan pangan dan penciptaan kota sehat.

"Apalagi kedepan bangsa kita diproyeksikan akan mengalami bonus demografi yang bisa menjadi peluang bagi kemajuan pembangunan," imbuhnya.

Lebih jauh, menyinggung soal keberadaan para PKB dan PLKB yang merupakan ujung tombak pengelolaan program KB di lapangan, bagi penyuluh memegang peranan penting, strategis dan mulia seperti menunjang penurunan angka kematian ibu dan balita, pendewasaan usia pernikahan, pengendalian kelahiran bayi/penduduk.

"Hal-hal positif lainnya guna menunjang upaya pembangunan keluarga sejahtera dan berkualitas demi kepentingan masa depan bersama," tandas Bahagia.

Terkait hal itu, Kepala BKKBN Pusat yang di wakili oleh Inspektur Wil III BKKBN, Mustar Riadi mengatakan, penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) Penyuluh Keluarga Berencana ( PKB) dan Petugas Lapangan Keluarga Berencana ( PLKB) secara nasional telah dilakukan pertama kali pada tanggal 14 juli 2017 di bandar lampung dalam acara puncak Hari Keluarga Nasional.

"Proses pengalihan Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) dan Petugas Lapangan Keluarga Berencana sesuai amanat UU NO 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah dalam pasal 404, sekaligus implementasi terhadap peraturan Pemerintah Nomor 11 tahun 2017. Namun demikian TMT pengalihan tetap 1 oktober 2016 dengan Surat Pernyataan Melaksanakan Tugas (SPMT) 1 Januari 2018," jelasnya.

Dikatakan Mustar, untuk segala hak-hak PKB/ PLKB, baik itu hak keuangan maupun kepegawaian menurut masih menjadi kewajiban Pemerintah daerah sampai dengan 31 Desember 2017 dan akan beralih ke BKKBN TMT 1 Januari 2018 setelah pelaksanaan ( BAST).

"Sesuai dengan amanat pasal 119 ayat 3 PP Nomor 18 tahun 2016, pemerintah daerah masih menyediakan biaya operasional PKB/ PLKB dalam melaksanakan tugas kedinasannya," tutup Mustar.

Selanjutnya diakhir kegiatan dilakukan penandatanganan berita acara serah terima peralihan status 162 Pegawai Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) Dan Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) Kabupaten/Kota se-Sulut menjadi ASN Pemerintah Pusat. Turut hadir Kepala BKKBN Perwakilan Sulut, Narius Auparay dan perwakilan Forkopimda. (Tim)
(IsJo)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Jumat, 28 Juli 2017 , ,

0 komentar for "Gubernur Ingatkan Pentingnya Kependudukan dan KB Untuk Sejumlah Aspek di Masyarakat"

BERITA TERBARU

KESEHATAN

SOSIALBUDAYA

Lingkungan

Internasional