Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau

Diduga Pilkades Perangen Bermasalah, Sedu: Saya Minta PSU

Protes salah satu calon Kepala Desa (atas) dan suasana perhitungan suara (bawah).

Talaud, detiKawanua.com - Pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak yang telah dilaksanakan di 51 desa pada Sabtu (08/07) waktu lalu, mendapat perhatian hampir semua warga Talaud yang menyaksikan serta memberikan dukungannya, terlebih khusus di Desa Perangen, Kecamatan Rainis warga sangat antusias menyaksikan pemilihan dalam perhitungan suara tiap kandidat.

Melalui pantauan beberapa media di lokasi Balai Desa Perangen, acara pencoblosan dimulai dari pukul 08.00 WITA sampai pukul 13.00 WITA, kemudian dilanjutkan perhitungan suara pada pukul 15.00 WITA sampai selesai. Diketahui bahwa jumlah DPT 428, yang tidak menggunakan hak pilih berjumlah 79, dan yang menggunakan hak pilih 371, jumlah surat seluruhnya yang disediakan oleh panitia sekitar 450 (termasuk cadangan).

Berikut hasil perolehan suara masing- masing kandidat: Nomor urut 1 Adriana Mayampoh 140 suara, nomor urut 2. W. Bahiu 92 suara, dan nomor urut 3. Nefly A. Sedu 139, serta jumlah surat suara rusak 1.

Melihat hasil perolehan suara tersebut di atas, saksi dari kandidat Nomor urut 3 Alfrets Mangole keberatan kepada panitia pelaksana, dikarenakan hasil perolehan suara sudah melebihi jumlah suara sah yang dicoblos.

"Tadikan sebelum perhitungan surat suara sah telah disetujui melalui berita acara berjumlah 371, justru hasil perolehan terakhir menjadi 372 atau lebih 1 suara," ujar Mangole sambil memprotes kepada panitia pelaksana.

Suasana menjadi tegang ketika kandidat Calon Kepala Desa Nefly Sedu memprotes atas kekeliruan yang terjadi atas hasil perhitungan suara.

"Saya merasa dirugikan dan saya anggap pemilihan ini cacat hukum. Saya akan menggugat dan meminta keadilan kepada pemerintah daerah atas kejadian ini, dan meminta kepada pemerintah daerah pemilihan kepala desa Perangen ditinjau kembali dan diadakan Pemungutan Suara Ulang (PSU)," tegas Sedu saat diwawancarai.

Akibat akksi protes yang dilakukan oleh saksi dan Calon Kepala Desa, suasana menjadi tegang. Panitia belum menetapkan Berita Acara Penetapan Pemenangan, karena suasana di tempat pemungutan suara saat itu tidak kondusif yang disaksikan juga oleh pihak keamanan Polsek Rainis.

Menanggapi hal ini, ketua panitia Yanto Manopo SKom mengungkapkan, bahwa kami selaku panitia telah melaksanakan proses pemilihan ini dengan penuh tanggung jawab dan sesuai prosedur, namun secara manusiawi kami menyadari atas kekeliruan yang terjadi dalam perhitungan hasil suara ini. Sejujurnya ini merupakan tugas kami selaku penyelenggara pilkades desa perangen, dan kami tetap melaporkan hasil pemilihan kepada pemerintah setempat.

Bersamaan dengan itu, Camat Rainis Jamert Mayampoh SIP MSi menyatakan, bahwa saya selaku pemerintah di kecamatan, pihaknya tetap mengawasi proses jalanya pemilihan. Ditanyai mengenai hal yang terjadi dalam perhitungan suara Pilkades Perangen, Camat menyatakan, bahwa panitia sudah melaksankan pemilihan tinggal memberikan laporannya kepada kami pemerintah kecamatan. "Dan saya akan bawa ke pemerintah kabupaten untuk dilaporkan kepada Bupati Kepulauan Talaud," pungkasnya. (RhojakFM)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Selasa, 11 Juli 2017 ,

0 komentar for "Diduga Pilkades Perangen Bermasalah, Sedu: Saya Minta PSU"

BERITA TERBARU

MITRA

TALAUD

KOTAMOBAGU

SOSIALBUDAYA

Lingkungan

Internasional