Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau

Regulasi dan Perkuat 3 Sektor Ini Jadi 'Senjata' Gubernur Olly Hadapi Investor Cina

Manado, detiKawanua.com - Gubernur Sulut, Olly Dondokambey memperkuat dan memprioritaskan tiga sektor yakni, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), para pengusaha lokal (Sulut) dan pengusaha nasional untuk menjadi penyeimbang dan menekan angka investor asing yang masuk ke Sulawesi Utara diantaranya para investor asal Negara Cina. Hal tersebut diakui Gubernur, usai menerima Duta Besar Belarus (atau Belarusia, sebuah negara di Eropa Timur dengan ibukota Minsk, red) HE Vladimir L Zagorsky di kantor Gubernur, Selasa (20/06) siang tadi.

Dalam pertemuan (waktu lalu, red) dengan Gubernur Huesow yang merupakan salah satu provinsi di bagian pegunungan di Cina yang letak wilayahnya tidak ada laut itu, Olly mengatakan banyak industri dan jalan tolnya itu sangat berkeinginan mengajak para pengusahannya melalukan investasi di Sulawesi Utara.

"Mereka sangat minat karena ini juga menjadi salah satu program One Bealt One Road (OBOR) dari program Presiden Cina menjadikan target investasi di Sulawesi Utara. Makanya, berbondong-bondong mereka mau berinvestasi di sini. Nah, pemerintah Sulawesi Utara pula mengantisipasi hal-hal seperti ini, jangan sampai mereka berinvestasi juga sehingga menjadi pengusaha di Sulut hanya jadi pekerja saja," kata Olly.

Dikatakannya, Pemprov Sulut tetap membuka pintu bagi para investor atau tidak menutup diri namun harus ada win-win solution (kesepakatan saling menguntungkan,red).

"Kita membuat regulasinya, karena tujuan investasi di Sulawesi Utara untuk warga Sulut agar supaya keuntungan yang didapati bisa bersama-sama. Mereka tidak rugi, tapi paling tidak rakyat dan pengusaha di Sulut tidak cuma haga-haga (tidak hanya jadi penonton, red)," ungkapnya, sembari mengatakan, sasaran para investor itu bidang pariwisata dan infrastruktur. Karena hanya industri yang akan masuk di sini (Sulut, red).

Gubernur pun mengakui, bahwa pihaknya (Pemprov) dalam menindaklanjuti hal tersebut tetap merujuk atau membuat regulasinya.

"Jangan sampai mereka (Investor Cina, red) memiliki semua lahan yang ada di sini (Sulut, red), harus seimbang. Makanya kita perkuat pengusaha daerah/lokal, pengusaha nasional dan BUMD. Tiga itu yang saya kuatkan," tandasnya. (IsJo)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Selasa, 20 Juni 2017 , , , , ,

0 komentar for "Regulasi dan Perkuat 3 Sektor Ini Jadi 'Senjata' Gubernur Olly Hadapi Investor Cina"

BERITA TERBARU

KESEHATAN

SOSIALBUDAYA

Lingkungan

Internasional