Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau

Petani Cabe Keluh Penyakit Mentek, Ramlah: Kami Sudah Turunkan Tim Penyuluh

Ilustrasi tanaman cabe terserang penyakit mentek (keriting).

Boltim, detiKawanua.com
- Penyakit mentek (keriting) pada rica atau cabe mulai menyerang tanaman petani di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), hingga saat ini para petani belum menemukan anti penyakit tersebut.

Seperti dituturkan petani, bahwa hingga sekarang mereka belum bisa temukan anti penyakit mentek pada rica tersebut. "Sampai sekarang, pihak petani belum bisa menemukan anti dari penyakit mentek ini," ujar Ati warga Purworedjo.

Menurutnya, penyakit tersebut dinilai sangat mengancam produksi rica, jika sudah terserang. Maka petani harus memusnahkan tanam yang terserang, agar tidak terjangkit. "Awal penyakit ini, bintik-bintik berwarna putih di buah. lama kelamaan terjadi pembusukan di sebagian buah, walaupun terjadi busuk tidak jatuh ke tanah. Jika, dibiarkan akan menyerang sampai batang hingga akar serta tanaman lain," terangnya.

Sudah beberapa cara diupayakan, agar penyakit ini tak menyerang tanaman rica dengan menyemprot pestisida dan jenis obat lain. "Tapi sejauh ini, tidak ada solusinya dari pihak Dinas Pertanian Boltim. belum menemukan obat yang cocok untuk membasminya. Selain penyakit mentek, cuaca juga yang mempengaruhi hasil produksi cabe. Jika terus menerus hujan, maka cabe rusak mulai batang sampai buah rontok," ucapnya.

Senada dikeluhkan petani lainnya, Yuni memang perawatan cabe sulit. Hal ini diakibatkan, karena petani sering menghadapi rica yang terserang penyakit. Dari benin yang ditanam dua paket (1 paket 1750 benih) yang bisa bertahan berbuah 500-1000 pohon. "Maka kami perlu agar Dinas Pertanian Boltim, memberikan sosialisasi mengenai cara penaganan masalah ini lewat kelompok tani," kata Yuni.

Sementara, Kadis Pertanian dan Peternakan (Dispertanak) Boltim Ramlah Mokodompis mengatakan, semua penyakit pada cabe pasti ada solusinya. "Kami sudah menurunkan tim penyuluhan untuk melakukan sosialisasi terhadap cara menghadapi dan perawat cabe, agar hasil panennya baik," terang Ramlah kepada sejumlah awak media kemarin.

Lanjut Dia, penyakit mentek (keriting-red) bisa diatasi dengan mengubah pola tanam dari petani. Misalnya tanam rica yang sudah terserang penyakit, jangan ditanam kembali akan tetapi dimusnakan, lalu ganti bibit baru. "Sebab kebiasaan petani, bahwa tanaman atau bibit sebelumnya bagus, maka ditanam kembali. Padahal sudah terserang penyakit. Juga tim kita akan melakukan sosialisasi tentang cara merawat race tersebut," pungkasnya. (Fidh)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Rabu, 14 Juni 2017

0 komentar for "Petani Cabe Keluh Penyakit Mentek, Ramlah: Kami Sudah Turunkan Tim Penyuluh"

BERITA TERBARU

KESEHATAN

SOSIALBUDAYA

Lingkungan

Internasional