Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau

Parade Pancasila di Sulut Hadirkan Presiden RI Ke-5 Mengawati dan Ribuan Orang, Gubernur: Mari Bersama Jaga Keutuhan Pancasila


Presiden RI ke-5 Ibu Hj Megawati Soekarno Putri saat menyampaikan sambutan

Sulut, detiKawanua.com -Ribuan warga Sulut memadati jembatan Ir Soekarno dalam puncak peringatan Hari Lahir Pancasila ke 72 Tanggal I Juni yang dilaksanakan pada Sabtu (03/06/2017) siang. Gelaran spektakular yang dilaksanakan Pemprov Sulut ini, menghadirkan Presiden RI ke-5 Megawati Soekarno Putri. Menyusul, Pawai Parade Pancasila, dengan menghadirkan ribuan peserta dari berbagai elemen diantaranya masyarakat sipil, Organisasi Masyarakat (Ormas), LSM, Pemerintahan Daerah Kabupaten Kota, jajaran TNI/Polri, siswa-siswi SD, SMP, SMA hingga Praja IPDN.

Presiden RI ke-5 Megawati Soekarno Putri didampingi Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE, Wakil Gubernur, Drs Steven Kandouw, Anggota DPR RI, Menteri Pertahanan RI diwakili Dirjen Politik dan Pertahanan Sumitro, Sekdaprov Edwin Silangen, Ketua TP PKK Sulut Rita Maya Dondokambey Tamuntuan, Wakil Ketua TP PKK Kartika Devi Kandouw Tanos, Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw serta Ketua Panitia (Ketua Jaringan Bela Negara) Rocky Wowor.

Gubernur Olly Dondokambey SE saat melepas Pawai Parade Pancasila

Kendati cuaca pada siang tersebut diselimuti hujan, namun suasana parade berjalan penuh khidmat sesuai agenda. Kegiatan ini menjadi perhatian publik karena memberikan nuansa kebersamaan antar golongan, suku, agama/RAS yang ada di Bumi Nyiur Melambai.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey dalam sambutan selaku pemerintah provinsi, meminta seluruh masyarakat tanpa terkecuali agar dapat memahami betul makna dalam memperingati lahirnya Pancasila bagi bangsa Indonesia. Tak lupa gubernur mengucapakan, selamat datang pada Presiden RI ke-5, ibu Hj Megawati Soekarno Putri di Sulut serta pejabat yang mewakili Kemenhan RI, serta kepada seluruh pejabat jajaran Forkopimda petinggi TNI dan Polri yang sudah turut hadir.
Wagub Kandouw melepas Pawai Parade Pancasila.

"Kenapa, kita harus selalu mengumandangkan hari Pancasila ini? Tentunya melalui Presiden RI Ir Soekarno yang pada jauh sebelumnya telah membahas dan menetapkan dalam sidang konstituante tentang Pancasila ini. Pancasila juga menjadi bahan yang tidak bisa terpisahkan dari Undang-Undang Dasar (UUD) 45 sebagai landasan negara bangsa Indonesia," kata Gubernur.

Diingatkan Gubernur saat ini banyak bermunculan yang ingin menggerogoti Pancasila. Karena itulah mulai sekarang ini seluruh rakyat menjaga bersama keutuhan Pancasila."Apresiasi saya kepada seluruh pegiat terselenggaranya kegiatan ini juga bagi seluruh peserta yang hadir. Terima kasih pula kepada rakyat Sulawesi Utara yang telah mendukung penuh kegiatan ini serta tetap menjaga kerukunan dalam kehidupan beranekaragaman di daerah yang sama-sama kita cintai bersama dan juga Bangsa Indonesia," ungkapnya.

Ribuan anak sekolah ikut Pawai Parade Pancasila

Presiden RI ke-5 Megawati Soekarno Putri dalam sambutannya mengingatkan bahwa sebagai rakyat bangsa Indonesia yang memiliki kesamaan pada dasar Negara, sudah sepatutnya untuk menjaga keutuhan Pancasila."Sampai saat ini Pancasila sebagai landasan dasar negara kita Indonesia masih terjaga. Kita memang pada beberapa waktu lalu tentu mendengar bersama informasi dari media bahwa, hampir saja negara Indonesia ini ada yang inginkan beberapa pihak untuk mengganti keberadaan Pancasila. Padahal soal Pancasila dari jaman Presiden Ir Soekarno, sudah sah dan diakui oleh seluruh anak bangsa," ingat Megawati yang juga merupakan anak dari Proklamator Ir Soekarno.


Ribuan warga memanjang jembatan Soekarno menjadi pemandangan eksotis saat peringatan hari lahir Pancasila.

Ditegaskannya kembali bahwa, Pancasila itu telah dan sah menjadi dasar negara serta merupakan bagian dari sejarah Indonesia dengan melalui perjuangan proses begitu sulit."Jangan hanya kita mendengar dan melihat tanpa mempelajari sejarah. Dimana ada satu lembaga yakni, BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia) yang saat itu awalnya jaman Ir Soekarno, dengan mengumpulkan pemimpin-pemimpin, para tokoh beberapa golongan untuk membahas menentukan dasar negara," kisahnya.


Disatu sisi, Megawati menyayangkan berbagai kejadian yang terjadi pada bangsa Indonesia sekarang ini. Karenanya, kegiatan seperti ini (parade Pancasila ) harus ada untuk menjaga dari pihak tertentu yang ingin membelokkan sejarah."Ini ada yang dilupakan. Semuanya silahkan baca sejarah, bahwa semua agama golongan menerima dan aklamasi Pancasila menjadi dasar negara. Karena, tanpa itu mungkin tidak ada nama Indonesia," ungkap anak perempuan dari Presiden Soekarno itu.

Ribuan warga Sulut memadati jembatan Soekarno dalam peringatan hari Lahir Pancasila dan pawai Parade Pancasila.

Sementara itu Menteri Pertahanan RI melalui Dirjen Politik dan Pertahanan, Sumitro mengatakan, walaupun acaranya hujan tapi tetap dalam suasana semangat mengikuti proses kegiatan dimaksud.

"Saya ucapkan selamat menjalankan Ibadah Puasa terutama bagi yang umat Muslim, serta selamat mengikuti kegiatan Parade Pancasila ini bagi kita semua. Kita sebagai bangsa Indonesia mempunyai Pancasila yang tidak dimiliki negara lain," katanya, sembari mengatakan pemerintah telah menetapkan tanggal 1 Juni sebagai hari lahirnya Pancasila secara nasional.

"Dengan kegiatan seperti ini, merupakan bagian peningkatan untuk rakyat Indonesia dalam bela negara, juga merupakan implentasi dari amanat UUD 45. Dimana 'aksi' ini juga untuk semakin memperkuat sikap bela negara kita semua dalam menjaga kesatuan dan persatuan rakyat Bangsa Indonesia," ingat Dirjen Sumitro.
Sementara itu Ketua Penyelenggara Parade Pancasila, Rocky Wowor di dampingi Kaban Kesbang Pol Sulut Drs Steven Liow, yang ditemui mengtakan pelaksanaan kegiatan ini untuk menggugah semangat persatuan kesatuan generasi muda untuk lebih mencitai Pancasila yang merupakan dasar dan idiologi bangsa kita ini dimana akhir-akhir ini di coba dan digangu oleh segelintir orang.

"Momentum ini untuk mengembalikan Pancasila, dimana selama ini ada hal-hal yang ingin menggerogoti Pancasila, kita lihat terjadi intoleran dimana-mana, ada yang ingin mengganti idiolagi Pancasila kita, jadi lewat aksi seperti ini kita berharap akan ditiupkan dari Sulawesi Utara, bahwa Pancasila itu adalah ideologi bangsa kita yang tidak dapat diganti, atau dipisahkan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia,"ingat Wowor. (ADVETORIAL/Biro Protokol dan Kerjasama Komunikasi Publik Setdaprov Sulut)
(IsJo)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Sabtu, 03 Juni 2017 , , ,

0 komentar for "Parade Pancasila di Sulut Hadirkan Presiden RI Ke-5 Mengawati dan Ribuan Orang, Gubernur: Mari Bersama Jaga Keutuhan Pancasila"

BERITA TERBARU

MITRA

TALAUD

KOTAMOBAGU

SOSIALBUDAYA

Lingkungan

Internasional