Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau

KNPI Manado Gelar Silaturahmi Diskusi dan Buka Puasa Bersama

Asisten 1 setdakot Manado saat membawakan sambutan. /Ist

Manado, detiKawanua.com - DPD KNPI Kota Manado sukses menggelar "Silaturahmi Diskusi dan Buka Puasa Bersama", yang dilaksanakan di Taman Kesatuan Bangsa (TKB) Kota Manado, Selasa (20/06) sore. 

Kegiatan yang mengangkat tema "Konsolidasi Tokoh Lintas Agama dalam Memperkokoh Kerukunan di Sulawesi Utara" ini, secara resmi dibuka Walikota Manado DR GS Vicky Lumentut yang diwakili Asisten 1 Setdakot Manado Micler Lakat SH MH.

Asisten 1 saat membawakan sambutan Walikota Manado, mengajak KNPI dan masyarakat agar terus memberikan support terhadap pembangunan di Kota Manado.

"Kegiatan yang sangat positif dilakukan DPD KNPI Manado, pemerintah kota Manado tentu mengapresiasi ini dan memberikan dukungan kepada KNPI Manado. Harapan kami agar kita sama-sama mewujudkan Manado aman, damai, serta kerukunan terus kita pelihara secara bersama. Melalui kesempatan Silaturahmi, Diskusi dan Buka Puasa Bersama tokoh lintas agama sekaligus mengundang anak-anak Panti Asuhan ini, kiranya menjadi semangat yang konstruktif bagi kita semua untuk sama-sama saling peduli, dan tolong menolong," ujar Lakat.


Ketua DPD KNPI Manado Erick G Kawatu SE MM saat memberikan sambutan, menyentil beberapa poin penting tentang soliditas dan gerakan kolektif pemuda dalam memelihara situasi keamanan yang stabil dan aman.

"Kegiatan Silaturahmi, Diskusi dan Buka Puasa Bersama dengan melakukan konsolidasi tokoh lintas agama di Sulut, merupakan upaya untuk merajut keberagaman dan kerukunan di daerah ini. Di sinilah peran pemuda untuk menyatukan segala perbedaan, dan mampu menghindari konflik-konflik sosial dapat kita perkuat. Pemuda harus menjadi pelopor pembangunan serta melawan tindakan intoleransi. Kami, DPD KNPI Manado, mendukung penuh program pemerintah kota Manado dalam memajukan pembangunan di Manado di bawah kepemimpinan GSVL-MOR, lebih khusus terkait penciptaan kondisi yang jauh dari gangguan Kamtibmas," tegas Kawatu.

Sementara para pembicara, masing-masing Salman Saelangi (Ketua Pemuda Muhammadiyah Sulut), Lexi Mantiri (Ketua Pemuda Katolik), dan Suryanto Muarif (Ketua BKPRMI Kota Manado), memberikan pandangan tentang kerukunan yang ada di Sulawesi Utara, khususnya kota Manado.


Salman menyebutkan, bahwa kerukunan dan tradisi interaksi yang dinamis dibangun di Manado begitu berbeda dengan daerah-daerah lainnya, dan itulah yang menurutnya menjadi kekuatan bagi Sulawesi Utara.

"Kita di Manado dan Sulawesi Utara telah hidup berdampingan, saling menghargai, mengedepankan toleransi, dan cinta akan adanya kerukunan, sehingga tidak mudah menelan provokasi dari kelompok tertentu untuk mengacaukan daerah ini. Modal dasar sebagai daerah aman harus terus dipelihara semua komponen pemuda di Sulut, dan itu diawali dari peran-peran pribadi, lalu kemudian berefek luas ke tengah masyarakat. Melalui kesempatan ini, saya mengajak kita semua untuk perkuat komunikasi dan mantapkan konsolidasi. Carikan solusi dengan komunikasi, bisa saja ada hal-hal yang berpotensi melahirkan permasalahan sosial," urai Salman.

Sementara itu, Lexi Mantiri mengajak semua elemen masyarakat Nyiur Melambai untuk saling memberi dukungan, tidak terkooptasi dengan fitnah dan provokasi yang bakal memporak-porandakan kesatuan masyarakat.

"Kita yang tergolong minortitas tapi nyaman karena dikawal dan diberi jaminan kenyamanan oleh saudara-saudara kita yang muslim di Indonesia ini. Sulawesi Utara tidak lagi bicara soal konflik kebudayaan yang bersifat parsial, konflik lokalitas atau konflik primordial, tapi bagaimana kita menciptakan kualitas kompetisi global. Semua elemen masyarakat harus saling menopang dan tidak menghidupkan semangat-semangat sektarianisme. Karena bila kita tumbuh kembangkan kesadaran kekeluargaan dan kebersamaan, maka sudah otomatis keamanan, kenyamaan, dan kedamaian akan kita raih selamanya," ucap Lexi.


Begitu pula dengan Suryanto Muarif, yang memberikan catatan tentang pentingnya keterbukaan masyarakat umumnya dan tokoh lintas agama dalam membicarakan persoalan-persoalan yang kemudian dapat memberi dampak terjadinya konflik yang membawa-bawa nama agama. Untuk itu, kata Muarif, peran pemuda lintas agama sangat penting dalam menjaga keutuhan bangsa, dan mendorong tumbuh suburnya semangat keberagaman yang berdasarkan pada nilai-nilai Pancasila.

Selepas berbuka puasa, Ketua KNPI Manado didampingi Sekretaris KNPI Manado Amas Mahmud menyerahkan bantuan kepada anak Panti Asuhan Darul Istiqomah Manado yang diserahkan . 

Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain Ketua GMNI Manado, Ketua Umum HMI-Dipo Cabang Manado,  Sekretaris Umum HMI-MPO Cabang Manado, BKPRMI Manado, Pemuda Muhammadiyah, Pemuda Katolik, pengurus KNPI Sulut, Brigade Masjid, mahasiswa Unsrat Manado, mahasiswa IAIN Manado, dan juga 15 anak panti Asuhan Darul Istiqomah Bailang Kota Manado. (*/vkg)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Rabu, 21 Juni 2017 , ,

0 komentar for "KNPI Manado Gelar Silaturahmi Diskusi dan Buka Puasa Bersama"

BERITA TERBARU

MITRA

TALAUD

KOTAMOBAGU

SOSIALBUDAYA

Lingkungan

Internasional