Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau

Cegah ISIS, Bandara dan Pelabuhan di Talaud Dijaga Ketat

Bawowo: Razia KTP Rutin Kami Lakukan


Talaud, detiKawanua.com - Untuk mengantisipasi masuknya ISIS dan organisasi radikal lainnya di wilayah perbatasan Indonesia dengan Filipina, dua Bandar Udara dan semua Pelabuhan Laut di Kabupaten Kepulauan Talaud memperketat pengawasan dan pengamanan lewat sinergitas dengan TNI/ Polri.

Kepala Unit Bandara Melonguane Fanani Zuhri kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (30/5) waktu lalu, mengatakan, pihak bandara termasuk dirinya telah menerima arahan dari pemerintah pusat, baik Kementerian Perhubungan, Badan Intelijen Negara (BIN), Badan Intelijen Strategis (BAIS), maupun instansi berwenang lainnya, untuk meningkatkan monitoring dan keamanan. Sehingga setiap 4 jam sekali dilakukan patroli keliling Bandara Miangas. Di Bandara Miangas juga telah ditempatkan 4 anggota TNI dan 2 anggota Polri untuk berjaga-jaga, begitupun Bandara Melonguane. Menurutnya, penerangan lampu kedua bandara tersebut juga memungkinkan untuk beroperasinya penerbangan selama 1 kali 24 jam.

"Kita juga lebih jeli mengamati, baik itu penumpang, pengunjung, penjemput, maupun pengantar yang masuk ke area Bandara, kita awasi. Namun secara humanis sebagai cara mendeteksi dini orang-orang yang dicurigai atau katakanlah akan bertindak atau melanggar hukum," ujar Kabandara Melonguane.

Terkait informasi 11 WNI yang akan masuk dari Filipina ke Indonesia lewat Miangas, Fanani Zufri menjelaskan, berdasarkan informasi yang didapatkan dari BIN, belum terkonfirmasi.

"Kemungkinan mereka akan dievakuasi lewat daerah terdekat di kepulauan yang besar, kemudian langsung diterbangkan ke Jakarta. Namun, bila evakuasi itu melalui darat sampai ke Tiban dan nantinya akan dipulangkan lewat laut, kemungkinan besar lewat Miangas," terangnya.

Terpisah, Kapolsek Lirung Ipda Tendena Rudi Bawowo menjelaskan, dalam rangka mengantisipasi terjadinya siatuasi yang tidak diinginkan sesuai dengan intruksi yang berjenjang, anggota Polsek Lirung lakukan razia penumpang kapal laut. Giat dilaksanakan sebagai imbangan Operasi Aman Nusa oleh Polda Sulut di Pulau Miangas, Nanusa dan Marore. Secara teknis sasaran dalam razia tetsebut adalah mereka sebagai pengunjung baru yang datang di Pulau Salibabu, memeriksa kelengkapan dokumen pribadi (KTP/SIM), dan barang bawaan.

"Kami akan lakukan giat ini rutin sampai Operasi Aman Nusa Polda selesai. Kepada masyarakat ketika bepergian selalu melengkapi diri dengan identitas dan selalu waspada terhadap orang-orang asing yang dikenal saat berinteraksi, dan kalaupun itu terjadi segeralah melapor kepada pihak yang berwenang untuk ditindaklanjuti," imbau Bawowo kepada detiKawanua.com.

Sementara itu, Plh. Kepala Kantor Unit Pelayanan Pelabuhan kelas III Lirung Deybie Palit mengungkapkan, selain Lirung upaya serupa juga dilakukan oleh 13 pelabuhan lainnya termasuk Miangas.

"Pelabuhan termasuk objek vital. Dari segi keamanan, kita berkoordinasi dengan TNI/Polri. Di setiap pelabuhan mereka ada dan berjaga. Jadi sesuai instruksi, untuk keamanan kami berkoordinasi dengan mereka," kata Palit. (RhojakFM)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Sabtu, 03 Juni 2017 , , ,

0 komentar for "Cegah ISIS, Bandara dan Pelabuhan di Talaud Dijaga Ketat"

BERITA TERBARU

MITRA

TALAUD

KOTAMOBAGU

SOSIALBUDAYA

Lingkungan

Internasional