Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau Pratinjau
Pratinjau Pratinjau
Pratinjau Pratinjau Pratinjau

BKPP Boltim Usulkan Penambahan Kuota CPNS

Kepala BKPP Boltim, Robbi Mamonto.

Boltim, detiKawanuan.com
- Badan Kepegawaian Pendidikan Pelatihan (BKPP) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) mengajukan penambahan calon Pengawai Negeri Sipil (CPNS) sebanyak 425 ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB)

Seperti dikatakan Kepala BKPP Boltim Robbi Mamonto, bahwa pihaknya sudah mengajukan penambahan kuota ke kementerian. "Saya sudah ajukan penambahan pengawai negeri baru 2017 pada Februari. Kemudian dari pusat membalasnya untuk melaporkan kembali pengusulannya tersebut," tuturnya, Senin (19/06) kemarin

Kuota 425 akan didominasi oleh tenaga pendidikan dan kesehatan, kemudian tenaga teknik sisanya. Sekarang jumlah Aparatur Sipil Negara di Boltim berjumlah 1883 orang. "Biasanya dalam suatu pekerjaan ada yang masuk dan keluar. Tahun 2017 sekitar 32 pengawai negeri sipil akan pensiun dari eselon empat sampai dua, mulai fungsional umum, guru, hingga pengawasan. Maka pensiunan ini akan berlangsung sepanjang tahun 2017 secara bergantian. Untuk tahun 2018, pensiun berjumlah 26 orang," katanya, saat bersua sejumlah awak media, Selasa (20/06)

Sementara, Sekretaris daerah (Sekda) Boltim Muhammad Assagaf mengatakan, kalau untuk pengajuan kuota CPNS memang sudah kewajiban dari satu daerah. "Pengajuan ini dilakukan untuk lebih menambah jumlah ASN di Kabupaten Boltim, yang saat ini perlu ditambah," ucap Assagaf kepada wartawan.

Untuk penerimaan CPNS di Boltim, kata Sekda, masih menunggu petunjuk dari pusat. Baik juklat dan juknis pelaksanaannya belum dipastikan kapan. "Kepada pelamar tetap bersabar. Jika memang sudah ada, pasti nantinya akan diumumkan," tutup Sekda. (Fidh)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Selasa, 20 Juni 2017

0 komentar for "BKPP Boltim Usulkan Penambahan Kuota CPNS"

BERITA TERBARU

MITRA

TALAUD

KOTAMOBAGU

SOSIALBUDAYA

Lingkungan

Internasional