Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau Pratinjau
Pratinjau Pratinjau
Pratinjau Pratinjau Pratinjau

'Seremonial' May Day Terpampang Baliho Tuntutan Buruh Kepada OD-SK

Manado, detiKawanua.com - Dalam peringatan Hari Buruh Internasional 1 Mei atau May Day, khususnya di Provinsi Sulawesi Utara sendiri berpusat di ruang Mapalus Kantor Gubernur, Senin (01/05) yang dihadiri Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw, Sekertaris Provinsi (Sekprov), Edwin Silangen dan Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Kartika Devi Kandouw Tanos beserta jajaran Forkompimda Sulut.

Adapun pantauan wartawan, terpampang satu baliho besar yang berisikan tuntutan para buruh/pekerja Sulut kepada Pemprov Sulut dalam agenda May Day 2017, diantaranya hapus outsourching dan perbudakan modern, lawan pengusaha nakal, usir tenaga asing (TKA) ilegal dari Sulut, cabut Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78/2015 Tentang pengupahan, cabut Peraturan Menteri (Permen) Nomor 36/2016 tentang pemagangan.
Ketua Serikat Pekerja Nasional (SPN) Provinsi Sulut, Tommy Sampelan, ada sejumlah penting yang disampaiakan kepada pemerintah, Outsourching/kontrak karena sistem kerja diikat hanya 2 tahun saja dan setelah itu buruh dipecat oleh karena itu kita minta dicabut. 

"Kedua, Buruh dihadapkan dengan upah murah, kami nerharap PP 78 ini dicabut karena menjadi alasan upah tidak bisa naik. Ketiga, terjadi pencegahan terhadap buruh tidak bisa bersyerikat organisasi, kami meminta kepada pengusaha untuk tidak melarang para buruh mendirikan atau mwngikuti organisasi buruh. Keempat, meminta kepada pemerintah secara tegas mebgeluarkan TKA dan mengedepankan potensi tenaga kerja lokal Sulut yang diserap. Kami meminta untuk titik upah sektoral. Tenaga honorer khususnya di lingkup Pemprov Sulut untuk bisa diangakat sebagai ASN, mereka sudah berpuluh-puluh tahun bekerja mengabdi tetapi tidak ada harapan untuk menjadi ASN," tegas Sampelan.

Laporan May Day 2017, hari bersejarah dunia pada tanggal 1 Mei para buruh diseluruh Indonesia sudah menjadi keharusan untuk turun ke jalan dalam menyampaikan aspirasi kepada pemimpin-pemimpin pemerintah termasuk di Sulut yang dipimpin Gubernur Sulut, Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur, Steven Kandouw (OD-SK). Diketahui kegiatan tersebut diikuti sekitar ratusan buruh. Sekedar diketahui hingga berita ini turin pada pukul 11.00 Wita, melalui Wakil Gubernur belum menyampaikan sambutan karena masih menerima penyampaian dari sejumlah perwakilan buruh/pekerja se-Sulut.

(IsJo)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Senin, 01 Mei 2017 , , ,

0 komentar for "'Seremonial' May Day Terpampang Baliho Tuntutan Buruh Kepada OD-SK"

BERITA TERBARU

MITRA

TALAUD

KOTAMOBAGU

SOSIALBUDAYA

Lingkungan

Internasional