Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau

IKAMI Sulsel Cabang Minahasa Desak Kapori Pecat Kapolresta Bogor

Aksi IKAMI Sulsel Cabang Minahasa, Selasa (02/05).

Minahasa, detiKawanua.com - Puluhan mahasiswa Ikatan Kekeluargaan Mahasiswa/Pelajar Indonesia - Sulawesi Selatan (IKAMI Sulsel) Cabang Minahasa, menggelar aksi unjuk rasa di Mapolres Minahasa, Selasa (02/05).

Aksi ini digelar dalam rangka menyikapi Tragedi Berdarah atas penggusuran asrama Mahasiswa Latimojong di Kota Bogor, dan refleksi Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh pada 2 Mei hari ini.

Dalam aksinya yang diterima Kasat Sabhara Polres Minahasa AKP Daniel, IKAMI Sulsel menuntut Kapolri untuk memecat Kapolresta Bogor, dan meminta maaf kepada IKAMI Sulsel atas tindakan represif yang dilakukan anak buahnya saat berlangsungnya eksekusi asrama Latimojong pada Kamis (27/04).

Selain itu, IKAMI Sulsel juga meminta PN Kota Bogor untuk bersikap adil dan objektif dalam kasus kepemilikan lahan asrama Latimojong, serta mendesak Pemprov Sulsel mengajukan peninjauan kembali (PK) atas perkara asrama mahasiswa di Bogor

Sementara terkait peringatan Hardiknas yang jatuh pada 2 Mei ini, menurut IKAMI Sulsel, pendidikan belum tersebar luas dan terbagi rata, yang mana mereka dengan latar belakang ekonomi lemah belum dapat mengenyam bangku perguruan tinggi, semisal universitas.

"Kami mengharapkan dan mengimbau kepada pemerintah, khususnya Presiden Jokowi, untuk menyamaratakan program yang telah Beliau visi-misikan sebelum menjadi Presiden," pungkas Khalik, Humas IKAMI Sulsel. 

Untuk diketahui, Pengadilan Negeri Bogor pada Kamis (27/04) melangsungkan eksekusi atas lahan asrama Latimojong mahasiswa Sulawesi Selatan yang berada di Jalan Dr. Sumeru No 27, Bogor, yang diklaim oleh YIC Al-Ghazali Bogor. Puluhan personel kepolisian juga dikerahkan untuk membantu PN Bogor melakukan eksekusi atas asrama tersebut.

Eksekusi tersebut berdasarkan surat penetapan Ketua Pengadilan Negeri Bogor pada 30 Desember 2016 dengan nomor: 17/Pdt/Eks/2016/PN.Bgr jo No.61/Pdt.G/2012/PN.Bgr. PN Bogor memerintahkan pada pihak mana pun yang menghuni atau menguasai objek tersebut, untuk mengosongkan, meninggalkan, dan menyerahkan objek tersebut secara sukarela pada pemohon eksekusi YIC A-Ghazali Bogor selaku pemiliknya.

Eksekusi itu berlangsung ricuh dan mengakibatkan jatuh korban dari sejumlah mahasiswa akibat tindakan represif anggota Polresta Bogor dengan menggunakan pentungan dan water canon dengan jarak hanya 2-3 meter.

Menyikapi hal tersebut, PB IKAMI Sulsel mengecam dan mengutuk keras tindakan represif yang dilakukan aparat Polresta Bogor. Ketua Umum PB IKAMI Sulsel Ngewa mengatakan, atas jatuhnya korban mahasiswa asal Sulsel lantaran tindakan represif kepolisian, maka pihaknya menuntut Kapolda Jawa Barat untuk mencopot Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya sebagai Kapolresta Bogor.

"Kami meminta Kapolda Jawa Barat mencopot Kapolresta Bogor, sebagai upaya bersih-bersih polisi yang tidak profesional dalam menjalankan tugas dan segaligus menyampaikan permintaan maaf secara terbuka," ujarnya, pekan kemarin.

Padahal menurutnya, kepemilikan tersebut sah milik Pemprov Sulsel dengan Nomor 538/5928 tanggal 29 Oktober 2007, yang menyatakan bahwa asrama itu sudah menjadi hak milik dengan nomor aset 11.22.00.35.57.06/06.02.05.01.00.02.  (*/Sandy/vkg)


Berikut isi tuntutan IKAMI Sulsel Cabang Minahasa: 
  1. Mendesak Kapolri untuk memecat Kapolres Bogor atas tindakan represif yang mengakibatkan luka parah terhadap para mahasiswa.
  2. Mendesak Kapolri meminta maaf kepada IKAMI Sulsel atas tindakan represif tersebut.
  3. Mendesak Pengadilan Negeri Kota Bogor agar bersikap adil dan objektif dalam upaya peradilan serta penegakan hukum
  4. Mendesak pemerintah terkhusus Pemda Sulawesi Selatan, agar mengajukan gugatan untuk Peninjauan Kembali (PK) atas perkara asrama mahasiswa di Bogor.

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Selasa, 02 Mei 2017 , , , , ,

0 komentar for "IKAMI Sulsel Cabang Minahasa Desak Kapori Pecat Kapolresta Bogor"

BERITA TERBARU

MITRA

TALAUD

KOTAMOBAGU

SOSIALBUDAYA

Lingkungan

Internasional