Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau Pratinjau
Pratinjau Pratinjau
Pratinjau Pratinjau Pratinjau

Dua Srikandi Dapil Dua, Ole dan Rantung Gelar Reses di Hari dan Jam yang Sama

Reses Dua Srikandi Mitra, Marty Ole dan Vanda Rantung.

Mitra, detiKawanua.com - Marty Ole dan Vanda Rantung, dua Srikandi Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) daerah pemilihan (Dapil) II, masing-masing dari fraksi PDIP dan PAN, menggelar reses guna menyerap aspirasi masyarakat demi kemajuan kabupaten Mitra, Minggu (30/04).

Reses yang digelar di pekarangan masing-masing rumah, baik Vanda Rantung di kelurahan Lowu Dua maupun Marty Ole di kelurahan Lowu Utara, kecamatan Ratahan, dipenuhi oleh konsituen serta masyarakat serta diisi dengan hadirnya beberapa SKPD terkait yang turut menjadi narasumber.

Vanda Rantung yang ditemui di sela-sela reses, mengatakan, beberapa hari ke depan dirinya juga akan kembali melakukan reses tapi di kecamatan berbeda namun masih di dapil yang sama. Tujuannya agar mampu lebih menyerap aspirasi masyarakat.

"Nantinya juga saya akan reses di Minanga kecamatan Posumaen, akan berusaha mengcover aspirasi yang ada di sana. Kali ini juga dalam rangka memperingati HUT Musik Bambu yang ada " ungkap Rantung.

Dirinya juga mengatakan, dalam reses pertamanya kali ini, sejumlah usulan bermunculan seperti perbaikan tanggul palaus yang sering mengalami bencana, serta perbaikan bendungan, dan adanya perhatian untuk sejumlah sumber air yang harus dilindungi.

"Tanggul sudah urgen. Makanya itu yang masyarakat minta karena sudah memakan korban materil kalau terjadi hujan deras. Begitu juga bendungan Tawang yang menjadi kunci di beberapa persawahan. Ada juga permintaan agar sumber air yang ada harus masuk hutan lindung agar tidak rusak," jelas Rantung, yang berjanji akan membawa aspirasi yang ada sesuai dengan kemampuannya di legislatif Mitra.

Sementara itu, di hari dan jam yang sama, anggota DPRD dari Fraksi PDIP Marty Ole juga melaksanakan reses di rumahnya di kelurahan Lowu Satu. Kali ini dalam reses Ole terlihat fokus menggali aspirasi dari masyarakat Lowu Raya terlebih di bidang infrastrukur, pendidikan dan kesehatan.

"Usulan tadi masyarakat Kalatin minta adanya pembuatan tanggul. Begitu juga permintaan warga agar pekerjaan infrastrukur yang sementara jalan di setiap kelurahan, agar dibersihkan setelah pekerjaan usai," ucapnya.

Ole juga mengatakan, adanya permintaan masyarakat agar Mitra segera memiliki dokter spesialis tanpa harus menunggu RSUD Mitra Hebat beroperasi. Begitu juga dengan adanya permintaan agar mendesak pemkab mengkaji kembali penempatan guru di pedalaman yang jauh dari tempat tinggal.

"Selain perbaikan jalan kebun Tawang yang sudah sangat rusak, warga juga berharap adanya dokter spesialis di puskesmas, dan juga meminta agar nasib guru yang ditempatkan di pedalaman jauh dari rumah dan keluarga terlebih memiliki anak kecil, agar dikaji kembali," terang Ole, sembari berjanji juga akan mengawal dan perjuangkan usulan yang ada.

Bahkan sejumlah usulan lain yang tak kalah penting juga muncul di reses kedua srikandi dapil dua tersebut. Mulai dari perbaikan got dan drainase di Lowu Raya, serta permintaan adanya perhatian khusus dalam penempatan pedagang lokal yang nantinya akan menempati Plaza Ratahan yang tak lama lagi akan diresmikan, bukannya diisi oleh pedagang dari luar Mitra.

Hadir dalam reses kedua srikandi DPRD Mitra sebagai narasumber perpanjangan tangan pemberi informasi program pemkab Mitra di masing masing SKPD, yakni pihak Dinas Pendidikan Mitra yang diwakili Kabid Nolly Ratela, Sekertaris Disperindag Decky Siwi, Kadis DLH Tommy Soleman, Dinkes Mitra Helny Ratuliu, serta pihak Dinas Kelautan dan Perikanan Mitra, Camat Ratahan Petrus Worang, serta lurah lurah di kelurahan Lowu Raya. (Indri)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Senin, 01 Mei 2017 ,

0 komentar for "Dua Srikandi Dapil Dua, Ole dan Rantung Gelar Reses di Hari dan Jam yang Sama"

BERITA TERBARU

MITRA

TALAUD

KOTAMOBAGU

SOSIALBUDAYA

Lingkungan

Internasional