Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau

Dana PKH Tahun 2017 Alami Peningkatan

Kepala Dinas Sosial Talaud, Ivone Kapojos.

Talaud, detiKawanua.com - Dana Program Keluarga Harapan (PKH) tahun 2017 untuk Kabupaten Kepulauan Talaud bertambah. Jika pada tahun 2016 lalu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) berjumlah 2.770 orang, tahun ini terjadi penambahan sebanyak 220 KPM. Jadi total KPM PKH di Talaud berjumlah 2.991 orang.

Hal ini dikatakan Kepala Dinas Sosial Ivone Kapojos. Dijelaskannya, dana PKH telah diberikan sejak tahun 2016 bagi 15 kecamatan ditambah 1 kecamatan penerima untuk tahun 2017. Artinya masih ada 3 kecamatan yang belum mendapatkan dana tersebut.

"Masih ada 3 kecamatan di Talaud yang belum dapat yaitu Kecamatan Miangas, Pulutan dan Moronge. Jika pada 2018 akan ada penambahan penerima PKH, diharapkan dapat bagian. Program ini memang sangat membantu keluarga prasejahtera atau miskin, dalam artian sangat membutuhkan," ujar Kapojos.

Lanjut Kapojos, penerima PKH di Kepulauan Talaud, diupayakan merata ke semua kecamatan. Semua keluarga kurang mampu dipastikan menerima. Adapun penerima dana ini adalah Ibu hamil dan anak usia sekolah dari tingkat SD sampai SMA. Jika pada tahun 2016 lalu Ibu Hamil menerima dana sebesar Rp.1,2 Juta, memiliki anak usia SD Rp.450 ribu, usia SMP Rp. 750 ribu dan memiliki anak usia SMA Rp.1 Juta, pada tahun ini terjadi penurunan nominal dana yang akan diterima.

"Untuk dDana yang akan diterima sekarang ketika saya cek ke Forkab terjadi penurunan, sudah berkurang menjadi 450.000 bagi setia penerima," kata Kapojos.

Ditambahkan, mekanisme penyaluran dana tersebut pada tahun 2016 melalui kantor pos selaku pemenang tender yang didampingi pendamping, sedangkan untuk tahun 2017 belum diketahui secara pasti siapa yang akan mendistribusikan dana setiap triwulan tersebut. (RhojakFM)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Rabu, 03 Mei 2017 ,

0 komentar for "Dana PKH Tahun 2017 Alami Peningkatan"

BERITA TERBARU

KESEHATAN

SOSIALBUDAYA

Lingkungan

Internasional