Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

Terkait Penemuan Mayat di Sungai Matandik, Polsek Lirung Lakukan Penyelidikan

Kondisi mayat yang ditemukan di Sungai Matandik.

Talaud, detiKawanua.com - Sekitar pukul 15.30 WITA anggota Polsek Lirung yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Lirung Ipda. Tendena Rudi Bawowo, mendatangi langsung Tempat Kejadian Perkara (TKP) penemuan sesosok mayat di desa Dalum, kecamatan Salibabu, Minggu (02/04).

"Kami menerima laporan dari masyarakat terkait ditemukannya sesosok mayat, sehingga pihak kami langsung menuju ke TKP yang tepatnya berada di aliran Sungai sekitaran Pantai Matandik, desa Dalum," kata Bawowo.

Dikatakannya, sesampainya di TKP betul memang ada sesosok mayat seperti yang dilaporkan masyarakat sebelumnya, dengan posisi kaki terpelungkup, baju terangkat dan celana pendek agak turun, yang diperkirakan akibat aliran air sungai. Setelah diidentifikasi sesuai dengan keterangan dari hasil TKP, korban bernama Silce Aramana (38).

"Yang bersangkutan (korban- red) mengidap keterbelakangan mental dan penyakit ayan. Bersama dengan warga langsung melakukan evakuasi ke Puskesmas untuk dilakukan visum luar oleh Dokter setempat," ungkap Bawowo.

Aparat Polsek Lirung dan warga di lokasi penemuana mayat. /Red

Dirinya menambahkan, atas permintaan keluarga korban sebenarnya tidak perlu dilakukan otopsi, tetapi kami bersih keras agar tindakan itu dilakukan meskipun hanya dilihat dari fisik luarnya saja. Hal ini dilakukan untuk melihat tanda-tanda yang mengakibatkan kematian yang tidak wajar.

"Simpulan awal oleh dokter sebagai saksi ahli, mengatakan bahwa tidak didapati tanda-tanda kematian yang tidak wajar, walaupun ada beberapa tanda memar di kepala dan di tangan yang merupakan tanda-tanda jatuh ke sungai, yang kemudian kambuh penyakit ayan sehingga tenggelam juga di situ," jelasnya.

Lanjut, Bawowo mengatakan, dari keterangan saksi-saksi diperkirakan bahwa pada Kamis (31/03) lalu korban tidak ditemukan lagi yang artinya hilang. Korban nanti ditemukan warga Minggu (02/04) pukul 15.00 WITA, dengan kondisi meninggal dunia. Setelah dilakukan otopsi korban langsung dikremasi untuk dilanjutkan pemakaman, karena kondiai mayat sudah membusuk yang diperkirakan sudah tergenang di aliran sungai sekitar dua hari.

"Kendalanya memang mayat ditemukan, meninggal dunia lebih dari satu hari, sehingga dalam melakukan otopsi fisik luar yang sebenarnya harus dibawa ke Manado yang jaraknya juga harus lewat lautan dengan kapal laut. Sehingga membutuhkan waktu yang lama dan apalagi kondisi mayat sudah mengeluarkan bau yang tidak sedap. Tapi pihak kami akan terus berupaya untuk mendalami kasus ini yang artinya saat ini masih dalam penyelidikan," tutup Bawowo. (RhojakFM)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Senin, 03 April 2017 , ,

0 komentar for "Terkait Penemuan Mayat di Sungai Matandik, Polsek Lirung Lakukan Penyelidikan"

BERITA TERBARU

KESEHATAN

SOSIALBUDAYA

Lingkungan

Internasional