Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau

Tanggapi Soal Kerukunan Umat Beragama di Sulut, Sejumlah Sumber Sebutkan

Manado, detiKawanua.com - Usai gaung kegiatan perayaan Paskah Nasional yang telah dibuka Gubernur Sulut, Olly Dondokambey (Jumat tadi malam,red), kini sebagai tuan rumah, pemerintah provinsi (Pemprov) Sulut langsung menggelar kegiatan Pekan Kerukunan Nasional 2017 yang sesuai rencana kedua kegiatan besar yang dimotori atau Ketua Panitia, Wakil Gubernur Sulut, Steven OE Kandouw itu natinya langsung dihadiri pembukaannya oleh Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla pada Minggu (23/04) besok di Hotel Peninsula Manado.

Dari pantauan wartawan di lokasi pelaksanaan Sabtu (22/04) siang tadi pun dari sejumlah sumber baik panitia, koordinator hingga peserta undangan baik dalam dan luar negeri yang sebelumnya sudah mengikuti pembukaan kegiatan Paskah Nasional, terdapat informasi-informasi menarik tentang dua kegiatan besar ini.

Seperti halnya, Evangluser dari Gereja Petra Singapura, Shu Chia yang 'kaget' dan kagum dengan adanya satu fenomena dalam kondisi umat beragama di Sulawesi Utara khususnya di Manado yang mana menurutnya menjadi satu keunikan tersendiri dengan melihat kehidupan umat beragama yang berdampingan serta rukun dan damai.

"Saya sudah mengililingi kurang lebih 500 kota di dunia, namun tidak banyak negara dan pemerintah yang yang saya temui seperti di Sulawesi Utara ini. Umat beragamanya begitu damai satu sama yang lain, begitupun dengan tempat ibadahnya yang dibangun berdampingan tapi tetap rukun. Ini (Sulut,red) yang harus perlunya menjadi contoh bagi kota, provinsi hingga dunia lain," ungkap Shu.

Sementara itu melalui Sekertaris Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Provinsi Sulut, Amin Lasena bahwa dengan adanya iven kegiatan seperti ini karena memang di Sulut kerukunan umat beragamanya terjaga dengan damai bahkan saling bersilaturahmi agama yang satu dengan yang lainnya.

"Pengalaman jauh sebelumnya hingga pada kepemimpinan periode Gubernur pak Olly Dondokambey, gaung kerukunan itu semakin menguat bahkan kini bukan hanya di provinsi lain di Indonesia namun sudah sampai mendunia. Kita (FKUB) harapkan dengan filosofi hidup dari pak Gubernur yakni, 'Torang Samua Ciptaan Tuhan' ini tembus hingga ke luar negeri," ujar Amin.

Senada dikatakan Pdt Patrick America saat diwawancarai, dirinya merasa kerukunan umat beragama di Sulawesi Utara merupakan suatu pemandangan yang indah dan luar biasa, dengan adannya pula filosofi hidup dari Gubernur Sulut ' Torang Samua Ciptaan Tuhan', maka Sulawesi Utara pun lebih dikenal nyata menghormati dan keharmonisan hidup beragama satu dengan lainnya.

"Ini saya lihat tidak seperti yang diberitakan di media-media luar lainnya bahwa terkenal dengan adanya intervensi mayoritas (agama,red) tapi setelah saya lihat langsung datang ke Sulut ternyata tidak seperti itu, malah masyarakatnya sangat ramah dan toleransi nya tinggi dan tentunya berjalan dengan lurus di jalan Tuhan dan seperti Tuhan inginkan," ungkap Patrick yang saat itu didampingi isterinya.

Sementara itu, Kepala Kesbangpol Sulut, Steven Liow mengatakan bahwa ini merupakan buah hasil dari Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut dengan selalu menggaungkan soal kerukunan beragama di Sulut dimana pun kedua pemimpin itu berada termasuk ketika saat melakukan kunjungan kerja ke luar negeri.

"Target kita kedepan adalah menjadikan Sulut ini sebagai 'laboratorium' umat beragama, yang tentunya menang pada kenyataannya sekarang pada kegiatan ini diikuti pula 26 Youth Delegasi dari berbagai negara dan ini merupakan tolak ukur bahwa kerukunan di Sulut bisa menjadi contoh bagi provinsi bahkan negara-negara lain. Yang pada nantinya jika berkenan disetujui, Sulut bahkan kedepan bisa menjadi tuan lokasi konfensi dari Paskah Internasional," kata Liow, sembari menambahkan yang pada nantinya filosofi hiduo dari pak Gubernur 'Torang Samua Ciptaan Tuhan' bisa dimiliki dunia. 

Nampak hadir dalam persiapan gladi bersih siang tadi diantaranya, Kepala Biro Protokol, Komunikasi dan Kerjasama Setdaprov Sulut, Bahagia Mokoagow, serta Jackson Kumaat.

(IsJo)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Sabtu, 22 April 2017 , , , ,

0 komentar for "Tanggapi Soal Kerukunan Umat Beragama di Sulut, Sejumlah Sumber Sebutkan"

BERITA TERBARU

KESEHATAN

SOSIALBUDAYA

Lingkungan

Internasional