Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau Pratinjau
Pratinjau Pratinjau
Pratinjau Pratinjau Pratinjau

Sukses Perayaan Paskah Nasional dan Pawai Kerukunan di Minahasa, Yasona Laoly Puji Kebersamaan Antar Umat Beragama Sulawesi Utara

Menteri Hukum dan HAM didampingi Bupati Minahasa, Gubernur Sulut, Wagub Sulut dan Ketua DPRD Sulut saat menghadiri Pawai Kerukunan dan Pawai Paskah di Kompleks Benteng Moraya, Tondano. /Red

Minahasa, detiKawanua.com - Dalam rangka Paskah Nasional, Wakil Gubernur Sulut Drs Steven Kandow melepas selebrasi Pawai Paskah yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Minahasa melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), Sabtu, (22/04), di kompleks Benteng Moraya, Tondano.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow MSi, Wakil Bupati Ivan SJ Sarundajang bersama istri yang juga Wakil Ketua TP PKK Minahasa Jashinta Paat, Ketua Lembaga Paskah Nasional Pdt Steward Supit, Kapolres, Kajari, Ketua Pengadilan, utusan Dewan Dereja Sedunia, utusan se-Sinode Indonesia, Camat, Lurah, dan masyarakat umum.


Dalam sambutannya, Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Minahasa Agustivo Tumundo SE MSi, mengucapkan selamat datang di Minahasa kepada seluruh peserta Pekan Kerukunan Nasional. "Mewakili Bupati dan Wakil Bupati Minahasa, saya menyampaikan selamat datang kepada seluruh peserta pekan kerukunan umat beragama dan peserta pawai Paskah Nasional yang digelar di Tondano Kabupaten Minahasa," ucapnya.

Kemudian dilanjutkan dengan ucapan selamat datang oleh Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow MSi. Sajow mengatakan, "Dirinya sangat berterima kasih kepada pemerintah Provinsi dan Pusat, karena telah mempercayakan Minahasa sebagai tuan rumah."


Dikatakannya lagi pada kesempatan tersebut, walaupun suasana sedikit hujan tapi dirinya sangat bangga melihat antusias warga yang datang menyaksikan pelepasan pawai paskah. "Hujan rintik-rintik seperti ini saya rasa kita semua diberkati. Saya percaya hujan ini hanya untuk membasahi tanah agar tidak berdebu," kata JWS sembari tersenyum.

Kemudian JWS melaporkan bila hari ini ada Pawai Kerukunan dan Pawai Paskah untuk mengelilingi kota Tondano kemudian finis di Stadion Maesa Tondano untuk melaksanakan ibadah puncak. Kegiatan ini diikuti tiap kecamatan, sekolah, serta golongan agama turut mengambil bagian.

"Pawai Kerukunan ini memberi pesan kepada Indonesia dan Dunia, bahwa masyarakat di Minahasa dan Sulut hidup rukun dan damai, serta mengutamakan kebersamaan," pungkasnya.

 

Sementara, Wagub Sulut Steven Kandouw dalam sambutannya sebelum melepas Pawai Kerukunan dan Pawai Paskah ini, mengatakan, secara pribadi menyampaikan apresaiasi dan terima kasih kepada Kabupaten Minahasa, secara khusus kepada pak Bupati JWS karena telah menyempatkan waktu dan materi untuk mendukung Pemprov Sulut dalam suksesnya acara ini.

"Terima kasih karena telah mempersiapkan acara di Minahasa ini dengan baik. Biarlah kiranya ini semakin memberikan kepercayaan bahwa kita harus menjadi pelopor kepercayaan sebagai penyelenggara Kerukunan dan Paskah Nasional. Terima kasih atas kehadiran Menteri Hukum dan HAM Dr Yasona Laoly, perwakilan gereja-gereja dunia, Gubernur dan Wagub Sulut. Minahasa sebagai daerah yang terbuka sehingga Minahasa tak membedakan suku, agama, dan Ras. NKRI merupakan komitmen yang harus dihargai di negera ini," ungkapnya.


Liturgi ibadah dipimpin oleh Pdt Evert Tangel STh, khotbah Pdt Dr Stefen Tong, di mana disampaikan, Yang membunuh Kristus adalah pemimpin-pemimpin agama, pemimpin politik, militer dan penguasa hukum dan ekonomi dan juga demokrasi. Agama harus sungguh-sungguh mengajarkan agama. Waktu Yesus lahir agama memperalat politik, saat kematian Yesus politik mempermainkan agama.

"Jadi pemimpin jangan korupsi, harus takut akan tuhan, cinta rakyatnya. Sehingga keadilan, cinta kasih bisa terwujud dalam hidup ini. Upah dosa adalah maut. Keadilan dan kemakmuran masih jauh dari harapan dan keinginan rakyat," ucapnya, sembari mengatakan, Kebangkitan Kristus adalah pengharapan baru bagi manusia yang percaya. Dan oleh karena itu kebangkitan untuk keselamatan manusia untuk selama-lamanya.


Sambutan Presiden RI yang dibacakan Menteri Hukum dan HAM Dr Yasona Laoly, dikatakan, perayaan paskah merupakan momentum memperbaiki diri demi pembaharuan hidup. "Marilah kita tebar bibit perdamaian di tengah perbedaan, landaskan kasih dalam keberagaman hidup dan jadikan Pancasila sebagai dasar hidup bernegara ," ujar Yasona.

Dia mengajak semua ciptakan kerukunan hidup antar umat beragama. Kita semua cinta damai dan rendahkan diri kita di tengah-tengah hidup kita. 

Sambutan diakhiri dengan ucapan Selamat Paskah oleh Gubermur Sulut Olly Dondokambey. (Adv/Sandy)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Minggu, 23 April 2017 , , , ,

0 komentar for "Sukses Perayaan Paskah Nasional dan Pawai Kerukunan di Minahasa, Yasona Laoly Puji Kebersamaan Antar Umat Beragama Sulawesi Utara"

BERITA TERBARU

MITRA

TALAUD

KOTAMOBAGU

SOSIALBUDAYA

Lingkungan

Internasional