Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau

Sejumlah Tokoh Muda Talaud Soroti Lampu Jalan di Ibukota

Tokoh Muda Talaud, Robert Tamaroba S.IP (kiri); Lampu jalan yang tak berfungsi di salah satu jalan Ibukota Talaud, Melonguane (kanan).

Talaud, detiKawanua.com - Masyarakat Kabupaten Kepulauan Talaud sangat membutuhkan penerangan jalan, baik di Ibukota Melonguane maupun di tingkat Kecamatan dan ratusan desa/kelurahan lainnya.

Meskipun angka kriminalitas di Talaud rendah, adanya penerangan lampu jalan memiliki manfaat besar guna memberikan rasa aman saat beraktfitas di malam hari, dan mengantisipasi adanya tindakan melawan hukum tersebut.

"Di sejumlah wilayah, terutama yang sunyi, saat malam hari tidak ada lampu jalan. Kalaupun ada, lampu jalan yang ada, baik mercury maupun solar cell, tidak lagi berfungsi bertahun-tahun. Penerangan jalan sangat dibutuhkan terutama bagi pejalan kaki kaum wanita dan anak-anak, supaya mereka merasa aman. Kami pria juga was-was kalo berjalan di tempat gelap. Bukan hanya tindak kriminal yang diwaspadai, tetapi celaka masuk lubang, maupun digigit binatang berbisa yang terinjak," ujar Robert P.S. Tamaroba S.IP, tokoh muda Talaud, Sabtu (08/04) malam WITA.

Tamaroba, yang mantan aktivis GMKI Cabang Manado ini menambahkan, kinerja pemerintah maupun instansi terkait lainnya, seperti PLN yang memiliki tugas dalam ketersediaan penerangan jalan, harus dipertanyakan.

"Lampu jalan hampir di semua tempat tidak berfungsi. Jangankan di desa, ibukota saja lampu jalannya banyak yang tidak dinyalakan, rusak atau tidak sama saja tetap tidak dinyalakan. Selama ini kami bayar pajak penerangan jalan, tetapi mana hasilnya? Tolong pemerintah dan PLN atau pihak yang berwenang melihat ini," tutur Tamaroba, yang keseharinnya lewati Jalan Trans Melonguane-Kiama.

Senada dengan Tamaroba, tokoh muda lainnya Yan Bawiling SST.Par MSi mengungkapkan, memang di sejumlah titik lampu jalan yang ada di Talaud sebagian besar hanya menjadi pajangan atau hiasan jalan yang tegak berdiri, tanpa ada manfaatnya. Di sisi lain, faktor keterbatasan sumber tenaga kelistrikan, menjadi kendala terbesar dalam pengoperasian fasilitas umum ini.

"Saya mohon dengan fasilitas yang telah ada ini, kiranya dapat digunakan untuk kelancaran transportasi dan lebih diutamakan pejalan kaki. Diharapkan juga pihak-pihak teknis dapat bekerja sama dengan pemerintah untuk menindaklanjuti apa yang sangat mendesak ini, guna memenuhi kebutuhan masyarakat yang akhir-akhir ini sudah terdengar kata "Mempastiukan" (istilah yang berkembang di Talaud, red) dari sekitar 8000-an warga ibukota Melonguane," pintanya. (RhojakFM)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Sabtu, 08 April 2017 , ,

0 komentar for "Sejumlah Tokoh Muda Talaud Soroti Lampu Jalan di Ibukota"

BERITA TERBARU

KESEHATAN

SOSIALBUDAYA

Lingkungan

Internasional