Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau Pratinjau
Pratinjau Pratinjau
Pratinjau Pratinjau Pratinjau

Ritta Pangkey: Melayani Masyarakat dan Terus Bekerja untuk Desa Sapa

Kantor Desa Sapa sekaligus Balai Desa yang sudah jadi aset desa.

Minsel, detiKawanua.com
- Percaya pada Kehendak Tuhan dan terus beri yang terbaik, inilah yang dilakukan wanita yang satu ini. Sejak dilantik 30 Agustus 2016 lalu sebagai Hukum Tua Desa Sapa, dirinya dengan komitmen ingin membangun Desa Sapa dengan pendekatan seorang ibu terhadap anak, menginginkan ada perubahan,

Bukti dari kerinduan ingin melakukan yang terbaik buat desa, yaitu kurang lebih satu bulan sejak dilantik menjadi hukum tua, Ritta Pangkey,  yang juga pelayan khusus di salah satu gereja ini, melakukan pembelian tanah kepada pemilik lahan yang juga warga desa Sapa untuk dijadikan Aset Desa. Hal ini dilakukan sebagai bukti kecintaan dan keinginan untuk membangun desa ke arah yang lebih baik.

Ditemui di sela-sela pengawasan dan pengerjaan kebun bersama masyarakat desa Sapa, Ritta Pangkey menuturkan, pembelian lahan atau tanah yang sudah berdiri bangunan Balai Desa ini, adalah semata antisipasi penggunaan lahan dan bangunan yang jelas untuk kesiapan menerimah bantuan berikutnya, karena dinas terkait butuh kejelasan

"Saya sebagai hukum tua sangat mengharapkan ada perubahan paradigma dan perubahan image dalam usaha membangun desa. Meski saya hukum tua yang juga sebagai pemimpin, saya tidak ingin menonjolkan sebagai seorang penguasa yang hanya perintah sana sini, tapi saya juga turun langsung bekerja dan saya ingin ada peningkatan," jelas Ritta

Camat Tenga, Johanis Badar ditemui di kantornya, mengaku, pembelian lahan yang sudah berdirinya bangunan balai desa memang sangat baik. "Pada dasarnya motivasi dari hukum tua terpilih ibu Ritta Pangkey agar lahan dan bangunan sudah milik desa jadi sudah aset desa, dan itu memang ditanggulangi oleh hukum tua sendiri, tapi semua keputusan akan diserahkan ke hukum tua nantinya. Yang pasti tindakan hukum tua sangat baik, melakukan tindakan antisipatif," ujar Badar.

Sebelumnya, dari informasi yang diperoleh media ini, untuk antisipasi kejelasan aset tanah dan bangunan, Hukum Tua desa Sapa Ritta Pangkey telah menanggulangi dan membeli tanah milik warga desa Sapa yang telah dibangun balai desa, padahal sebelumnya status tanah ini menggantung selama bertahun-tahun tidak ada kejelasan. (Vandytrisno)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Senin, 10 April 2017 , ,

0 komentar for "Ritta Pangkey: Melayani Masyarakat dan Terus Bekerja untuk Desa Sapa"

BERITA TERBARU

MITRA

TALAUD

KOTAMOBAGU

SOSIALBUDAYA

Lingkungan

Internasional