Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau

Produk Eboni dan Abaka Mendunia, Salombe: Amerika Telah Tinjau Lokasi Pengolahan

Kadisperindag Talaud, Habel Salombe. (insert: Hiasan kapal dari Eboni/Kayu Hitam Talaud).

Talaud, detiKawanua.com - Komitmen Pemkab Talaud dalam mempromosikan produk ke Luar Negeri tuai apresiasi sejumlah warga. Terbukti salah satu produk hasil kerajinan Industri Kecil Menengah (IKM) seperti hiasan kapal mini yang terbuat dari kayu hitam (Eboni) dan baju Kofo dari serat Abaka di promosikan Bupati Sri Wahyumi Maria Manalip SE ke Belanda untuk menarik para investor.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Talaud Habel Salombe mengatakan, pemerintah terus berupaya menggenjot perekonomian masyarakat lewat berbagai program, termasuk pembinaan usaha kerajinan dan olahan produk khas Talaud.

"Industri kecil akan membuka lapangan kerja dengan prospek yang cerah demi meningkatkan pendapatan atau perekonomian masyarakat. Kelompok-kelompok usaha yang ada harus disuport dan dirangsang untuk berkarya dan menghasilkan produk yang memilki kualitas yang mampu bersaing dan memiliki nilai tinggi. Kapal Kayu Hitam yang kami produksi sekarang ada dalam berbagai ukuran. Belum lama ini investor dari Amerika telah meninjau langsung proses pengolahan serat abaka hingga menjadi produk di Desa Makatara," ujar Salombe.

Lanjut katanya, ada juga beberapa produk olahan makanan lokal atau khas hasil pertanian maupun perikanan daerah sepert Abon, Emping Melinjo, Kripik pisang dan lain sebagainya telah dibuat kemasannya. Di samping itu, Pengolahan Bambu Batik yang biasa disebut masyarakat Bulu Cina menjadi kerajinan furniture atau meubeler juga diupayakan.

"Kita juga sebenarnya harus banyak ikut serta pada berbagai even pameran untuk mempromosikan produk unggulan daerah. Pelatihan bagi para pengrajin juga dibutuhkan untuk menambah kemampuan atau kecakapan," tambahnya.

Sementara itu, Pengamat Ekonomi Talaud Leonar Jura SE menambahkan, selain promosi atau keikutsertaan pada berbagai iven. Pemerintah juga perlu membangun Gallery atau Showroom tetap sebagai tempat memajang hasil produk unggulan, termasuk video proses pengolahan agar wisatawan maupun pengusaha dari luar daerah yang datang tidak kesulitan mencari produk unggulan daerah.

"Supaya tidak sulit mencari-cari. Di Talaud harus ada showroom sebagai tempat menjual dan mempromosikan hasil produksi dari berbagai macam olahan," katanya.

Terpisah, Norius Suruh SE warga Kelurahan Makatara mengapresiasi terobosan Pemkab Talaud dalam upaya mempromosikan hasil kerajinan khas Talaud di luar negeri.

"Yang pasti saya mengapresiasi upaya Pemkab dalam mempromosikan hasil kerajinan di luar negeri. Intinya masih banyak hasil kerajinan di Talaud yang masih butuh sentuhan tangan oleh Pemkab untuk di promosikan dan semoga hal ini diperhatikan," katanya. (RhojakFM)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Minggu, 09 April 2017 , , ,

0 komentar for "Produk Eboni dan Abaka Mendunia, Salombe: Amerika Telah Tinjau Lokasi Pengolahan"

BERITA TERBARU

KESEHATAN

SOSIALBUDAYA

Lingkungan

Internasional