Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau

Pertahankan dan 'Berburu' Akreditasi PIM, Ini Penjelasan Kabandiklat Sulut

Sulut, detiKawanua.com - Kepala Badan Pendidikan dan Latihan (Bandiklat) Provinsi Sulut, Jefry Senduk memastikan pelaksanaan proses akreditasi (pengakuan,red) untuk bisa  melaksanaan Pendidikan Kepemimpinan (PIM) IV, III, II dan I itu sangat panjang untuk mendapatkan akreditasinya (masing-masing PIM,red) dari Lembaga Administrasi Negara (LAN).

"Soal akreditasinya A atau B, terutama untuk akreditasi A itu artinya diberikan kesempatan untuk 4 tahun kedepan, karena selama perjalanan diberikan akreditasi itu tetap oleh LAN melakukan evaluasi penilaian yang bisa saja dalam selama satu bulan kedepan kalau dinilai tidak sesuai dengan standar LAN, bisa gagal atau turun akreditasinya," terang Senduk, kepada sejumlah wartawan di Kantor Bandiklat Provinsi Sulut, Kamis (20/04).

Lanjut dia, yang terpenting itu sekarang ini bagaimana untuk mempertahankan atau meningkatkan akreditasi yang ada agar tetap pada level dengan standar kriteria yang dikeluarkan oleh LAN.

"Termasuk aparatur yang ada didalamnya (Kantor Bandiklat,red). Jadi baik staf itu harus kriteria dan itu wajib karena untuk akreditasi itu harus didukung oleh unsur penyelenggara seperti, pejabat struktural, Widyaswara (Pemateri), staf dan para Tenaga Harian Lepas (THL) itu masuk dalam penilaian kriteria penyelenggaraan," jelasnya, sembari menambahkan jika salah satu item atau sub sistem tidak berjalan, otomatis sistemnya (penyelenggara,red) tidak bergerak. 

Disisi lain, menurutnya peningkatan sarana prasarana Bandiklat juga penting sebagai pendukung proses kediklatan seperti asrama, ruang kelas, tempat olah raga (fitnes,red) sampai tempat olah suara atau fasilitas karaoke juga harus dan itu merupakan standarnya.
"Jika dilakukan karantina bagi peserta selama seminggu, itu secara fisik pikiran mereka tidak stres," tandas Senduk.

(IsJo)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Jumat, 21 April 2017

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional