Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau

Pernyataan Sikap PPMI Dewan Kota Manado Terhadap Teror ke Penyidik KPK Novel Baswedan

Novel Baswedan. /Ist

Manado, detiKawanua.com
- Pagi tadi (11/04), kami mendapat kabar mengejutkan. Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan kembali diteror. Teror kali ini berupa penyerangan fisik. Wajah Novel disiram air keras oleh seseorang setelah salat subuh berjamaah di masjid sekitar rumahnya di Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Novel telah beberapa kali mendapat teror. Tahun lalu, Novel ditabrak mobil ketika sedang mengendarai sepeda motor menuju kantornya di Kuningan, Jakarta Selatan. Novel juga dipidanakan atas meninggalnya tahanan, ketika ia menjadi penyidik di Bengkulu, yang telah terjadi pada 2004.

Semua teror itu datang setelah Novel memimpin penyidikan berbagai kasus besar, di antaranya kasus korupsi simulator SIM di Kepolisian. Terpidana kasus ini adalah Inspektur Jenderal Djoko Susilo. Novel sekarang sedang menyidik perkara megakorupsi kartu tanda penduduk elektronik atau E-KTP.

Berdasarkan hal tersebut maka kami dari PPMI Dewan Kota Manado perlu mengeluarkan pernyataan sikap:
  1. Mengutuk keras segala bentuk tindakan teror terhadap Novel Baswedan
  2. Pembentukan KPK merupakan amanat seluruh rakyat Indonesia untuk melawan korupsi, menyelamatkan keuangan negara dan membersihkan Indonesia dari korupsi, karena gagalnya pemberantasan korupsi oleh aparat penegak hukum biasa yang sudah tidak mendapat kepercayaan publik.
  3. Kami melihat adanya upaya untuk melemahkan KPK yang dilakukan secara terencana dan sistematis, oleh berbagai pihak yang tidak senang dengan pemberantasan korupsi. Oleh karena itu kami minta Presiden Jokowi untuk bertindak tegas mengatasi upaya pelemahan KPK tersebut.
  4. Mendesak Presiden Jokowi untuk memerintahkan Kapolri mengusut dan menemukan pelaku teror fisik terhadap Novel Baswedan.
  5. Mendesak Kapolri untuk segera mengusut dan menemukan pelaku teror terhadap Novel Baswedan.
  6. Mendesak Pimpinan KPK untuk memberikan perlindungan maksimal terhadap Novel Baswedan dan penyidik KPK yang menunjukan keberpihakan jelas terhadap agenda pemberantasan Tipikor.
  7. KPK secara  kelembagaan untuk menelisik dan mewaspadai musuh dalam selimut yang memiliki kepentingan lain yang tidak sejalan dengan kepentingan pemberantasan Tipikor.
#SaveNovelBaswedan
#SaveKPK

Manado, 11 April 2017

Hisbun Payu,
Sekretaris Jendral PPMI Dewan Kota Manado

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Selasa, 11 April 2017 , , ,

0 komentar for "Pernyataan Sikap PPMI Dewan Kota Manado Terhadap Teror ke Penyidik KPK Novel Baswedan"

BERITA TERBARU

KESEHATAN

SOSIALBUDAYA

Lingkungan

Internasional