Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

Pansus LKPJ Gubernur Sulut T.A 2016 Investigasi di Bolmong dan Kotamobagu

 Pansus LKPJ saat berkunjung ke Kantor Samsat Kotamobagu. /Red

Bolmong, detiKawanua.com - Pansus (Panitia Khusus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Tahun Anggaran (T.A) 2016 membagi tugas untuk melakukan investigasi di Kabupaten/Kota yang dipandang perlu untuk dikunjungi.

Ketua Pansus Ferdinand Mawengkang bersama anggota Pansus Kristovorus Decky Palinggi, Edison Masengi, Teddy Kumaat dan ditemani Wakil Ketua DPRD Marthen Manoppo mengunjungi beberapa titik lokasi di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) dan Kota Kotamobagu didampingi perwakilan SKPD terkait, Selasa (11/04).

Pansus LKPJ saat berkunjung ke Kantor Samsat Inobonto. /Red

Lokasi  yang dikunjungi oleh Pansus DPRD Sulut dan beberapa SKPD adalah Kantor Samsat Inobonto, bantuan perahu nelayan di Inobonto, Samsat Kotamobagu, SMK Negeri 1 Dumoga, pembangunan bendungan di Dumoga, lokasi bantuan untuk Peternak Bebek di Dumoga Timur, dan salah satu proyek jalan di Dumoga.
Saat mengunjungi Samsat Kotamobagu, Kepala UPTD Samsat Lendy A Daud berharap kepada DPRD agar kantor yang mereka tempati bisa dianggarkan untuk direnovasi, mengingat usia bangunan sudah tidak layak ditempati. "Kami meminta tolong kepada DPRD, kalau bisa kantor ini direnovasi karena usia bangunannya sudah tua," ujar Daud.

Pansus LKPJ saat berkunjung ke tempat bantuan perahu nelayan di Inobonto. /Red

Mendengar keluhan tersebut, Wakil Ketua DPRD Sulut Marten Manoppo mengatakan dinas yang menghasilkan keuntungan untuk daerah agar lebih diperhatikan fasislitasnya. "Dinas yang menyerap keuntungan untuk daerah harus lebih diperhatikan fasilitas tempat mereka bekerja, tentunya itu juga harus diimbangi dengan pelayanan yang baik ke masyarakat," kata Manoppo
Pada saat berkunjung ke lokasi SMKN 1 Dumoga, dengan gedung begitu besar dan luas kepemilikan tanah berkisar 30 hektare, ternyata tidak berimbang dengan jumlah peserta didik yang kurang dari 100 orang disebabkan semakin menurunnya minat siswa untuk mengenyang pendidikan di sekolah tersebut.

Pansus LKPJ foto bersama beberapa SKPD dan Kepsek serta Guru SMKN 1 Dumoga. /Red

Kepala Sekolah SMK N 1, I Dewa Gde Sutirtayasa saat memberikan keterangan terkait kendala yang dihadapi adalah masalah  infrastuktur jalan yang tidak memadai dan faktor pernah terjadi kasus tarkam di jalan menuju sekolah, sehingga SMK dalam jangka waktu lama tidak melakukan kegiatan proses belajar mengajar.

"Jarak antara sekolah dengan perkampungan lumayan jauh, ditambah lagi akses jalannya belum diperbaiki dan sempat empat tahun sekolah ini tidak beroperasi karena adanya aksi tarkam," jelas Sutirtayasa.
Menanggapi keluhan  Kepala sekolah SMK, anggota pansus Teddy Kumaat menyampaikan, alangkah baiknya sekolah dipindahkan di tempat yang mudah ditemukan keberadaannya.

Pansus LKPJ saat melihat perkembangan bantuan bagi Peternak Bebek. /Red

"Sekolah ini tidak strategis, lebih baik dipindahkan di lokasi yang lebih strategis. jalan yang belum diperbaiki sekitar 18 Km, dan diperkirakan anggaran pengerjaan perbaikan jalan sekitar 30 Miliar.  Lebih baik pemerintah menghabiskan anggaran sebesar 10 Miliar untuk pembangunan relokasi Sekolah dari pada menghabiskan anggaran  30 Miliar," ujar Kumaat.
Kumaat melanjutkan, SMKN 1 Dumoga sebaiknya dialih fungsikan menjadi panti rehabilitasi narkoba atau tempat narapidana.

"Usul saya tempat ini dirubah saja menjadi panti rehabilitasi narkoba, kalau perlu dijadikan tempat narapidana  agar mereka bisa bercocok tanam," ujar Kumaat, sembari mengatakan hal ini harus menjadi perhatian pansus untuk dibawa ke tingkat selanjutnya.


Senada dengan itu, anggota pansus Kristovorus Decky Palinggi menginginkan dibangun juga rumah sakit jiwa mengingat luas kepemilikan tanah Pemkab.

"Saya setuju dengan  usulan pak Kumaat, kalau perlu bukan hanya tempat rehabilitasi narkoba, tetapi juga dijadikan  rumah sakit jiwa mengingat tempat ini begitu  luas," tandas Palinggi.
(Adv/Enda)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Rabu, 12 April 2017 , ,

0 komentar for "Pansus LKPJ Gubernur Sulut T.A 2016 Investigasi di Bolmong dan Kotamobagu"

BERITA TERBARU

KESEHATAN

SOSIALBUDAYA

Lingkungan

Internasional