Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau

Dinas Pendidikan Minahasa Gelar Sosialisasi Ikut PAUD

Foto bersama usai sosialisasi Penuntasan Ikut PAUD.

Minahasa, detiKawanua.com - Dinas Pendidikan Kabupaten Minahasa menggelar sosialisasi penuntasan ikut Paud satu tahun pra SD, bertempat di Balai Pertemuan Umum (BPU), Tondano. Sosialisasi yang dilaksanakan pada Selasa (18/04) ini, bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini serta Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat.

Sosialisasi yang juga membahas soal kurikulum PAUD 2013 ini dibuka oleh Bupati Minahasa Jantje Wowiling Sajow (JWS) yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Jeffry Korengkeng, dan diikuti oleh kurang lebih 80 guru Paud se-Kabupaten Minahasa, dengan pemateri Tim Pelatih PAUD Nasional dari Kemendikbud.

Tujuan kegiatan ini seperti yang disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan (Dikpen) Kabupaten Minahasa Arody Tangkere yakni untuk meningkatkan akses mutu PAUD yang berkualitas dan bermartabat serta untuk peningkatan mutu layanan PAUD pada satuan pendidikan anak usia dini di Kabupaten Minahasa.

Sementara itu, Jeffry Korengkeng mewakili Bupati Minahasa Jantje Wowiling Sajow (JWS) turut mengapresesi dipilihnya Kabupaten Minahasa sebagai tuan rumah kegiatan sosialisasi ini, karena tidak semua kabupaten bisa dipilih melaksanakan kegiatan ini.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Bunda PAUD Kabupaten Minahasa Olga Sajow Singkoh, bahwa dari 15 kabupaten/kota di Sulawesi Utara, Pemkab Minahasa mendapatkan kehormatan untuk dikunjungi oleh pihak Direktorat Pendidikan PAUD, termasuk menjadi satu-satunya Kabupaten di Sulut yang menyelenggarakan kegiatan sosialisasi Penuntasan Ikut PAUD Satu Tahun Pra SD ini.

Sementara itu, Raden Ella Yuliawati, Direktur Pembinaan Pendidikan PAUD Kemendikbud yang hadir langsung dalam kegiatan ini mengatakan, maksud dilaksanakannya kegiatan ini adalah dalam rangka membentuk karakter serta meningkatkan kualitas anak-anak di Kabupaten Minahasa sejak dini, agar kedepan bisa menjadi manusia yang berdaya saing dan berkualitas.

"Apa yang diterima anak sejak usia dini akan membekas, oleh karena itu kita membutuhkan layanan yang terbaik bagi anak usia dini, karena stimulasi yang kurang baik pada anak akan berdampak saat dia dewasa nanti, dan itu sangat sulit merubahnya," ujar Yuliawati.

Di bagian lain, Yuliawati juga sempat menyatakan keprihatinannya atas Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pendidikan anak usia dini di Kabupaten Minahasa yang anjlok dari angka Rp 4 Miliar tahun anggaran 2006, turun drastis menjadi hanya Rp 500 juta pada tahun anggaran 2017.

"Untuk itu kami mohon ke depan, jangan ada lagi kesalahan input data dari para guru-guru, sebelum memgimput data, hendaknya dicek lagi apakah datanya sudah benar atau belum," pungkasnya.

Kegiatan sosialisasi ini akan berlangsung selama tiga hari, hingga 20 April 2017 di dua tempat yakni di BPU Tondano hari pertama dan hari kedua dan ketiga di Aula Maria Magdalena Tresna, Kompleks Pusgiat, Tondano. (*/Sandy)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Selasa, 18 April 2017 , ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional